Selasa 13 Oktober 2020, 12:05 WIB

Joko Tjandra Jalani Sidang Perdana Kasus Surat Jalan Palsu

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Joko Tjandra Jalani Sidang Perdana Kasus Surat Jalan Palsu

MI/Tri Subarkah
Sidang Perdana Kasus Surat Jalan Palsu Joko Tjandra

 

TERPIDANA kasus hak tagih (cassie) Bank Bali Joko Tjandra menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (13/10). Joko disidang dalam perkara pemalsuan surat jalan. Mantan pengacara Joko Tjandra bernama Anita Kolopaking dan mantan Kepala Biro Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo juga turut menjadi terdakwa dalam persidangan tersebut.

Joko Tjandra menjalani persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU) secara virtual dari Lapas Salemba.

Dalam dakwaannya tersebut, JPU menjelaskan Joko Tjandra yang merupakan terpidana buron sejak 17 Juni 2009 melakukan berbagai usaha agar bisa lepas dari daftar Interpol Red Notice, DPO, dan eksekusi Jaksa.

Maka pada November 2019 ia dikenalkan Anita Kolopaking sebagai pengacaranya di Kuala Lumpur, Malaysia. Anita diminta untuk melakukan upaya hukum terhadap terhadap putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung pada 2009.

Sayangnya, permohonan PK ke PN Jakarta Selatan ditolak karena tidak dapat menghadirkan Joko Tjandra. Absennya Joko dalam persidangan, karena ia khawatir akan ditangkap dan dieksekusi. Terlebih dalam situasi pandemi, diperlukan surat bebas covid-19 untuk melakukan penerbangan.

"Terdakwa Joko Soegiarto Tjandra meminta saksi Anita Dewi Kolopaking untuk mengatur segala urusannya termasuk mengatur kedatangan dan segala sesuatu di Jakarta dan juga mengatur segala urusan penjemputan dan pengantaran di Indonesia yang rencanaya akan melalui Bandar Udara Supadio Pontianak," kata JPU.

Pengurusan keberangkatan Joko dibantu Prasetijo. Anita meminta Prasetijo agar ada polisi di Pontianak yang dapat menemani Joko Tjandra mencari rumah sakit untuk kelengkapan dokumen berupa surat rapid test bebas covid dan surat keterangan sehat.

Baca juga : Utamakan Diplomasi Damai Tuntaskan Masalah Papua

Alih-alih mengarahkan polisi di Pontianak untuk menemani Joko Tjandra, Prasetijo justru menyanggupi permintaan Anita untuk melakukannya sendiri. Saat Anita menanyakan kejelasan soal pengurusan kelengkapan Joko Tjandra di Pontianak, Prasetijo menjawab, "Udah kita aja yang keluarin untuk surat jalan dan rapid test Bapak (Joko Tjandra)."

Dalam hal ini, Prasetijo diduga menyalahgunakan posisinya untuk membuat surat jalan palsu terhadap Joko Tjandra. Dalam surat jalan palsu tersebut, identitas Anita dan dan Joko Tjandra dipalsukan. Bahkan dalam surat itu, nama Joko Tjandra ditulis sebagai Joko Soegiarto. Adapun jabatan keduanya diganti sebagai konsultan di Biro Korwas Mabes Polri.

JPU menilai bahwa perbuatan Joko Tjandra merupakan tindak pidana sebagaimana yang diatur dan diancam pidana dalam Pasal 263 Ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP subsider Pasal 263 Ayat (2) KUHP jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Setelah JPU membacakan dakwaan, Joko Tjandra mengatakan dakwaan itu tidak sesuai dengan fakta yang ada. "Faktanya tidak begitu," kata Joko Tjandra.

Ia pun meminta kuasa hukumnya untuk mengajukan eksepsi. (P-5)

Baca Juga

Istimewa

Agung Laksono Sebut UU Cipta Kerja Tak Ada yang Dirugikan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 11:50 WIB
ANGGOTA Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) H.R. Agung Laksono menilai, UU Cipta Kerja merupakan terobosan hukum yang diperlukan...
ANTARA/Muhammad Iqbal

Rahayu Sasaswati Jadi Korban Kampanye Hitam di Medsos

👤 Indriyani Astuti 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 10:51 WIB
Unggahan di Facebook yang menampilkan foto Saras saat hamil lima tahun lalu dipandang sebagai kampanye hitam karena terjadi saat Pilkada...
MI/LILIEK DHARMAWAN

KPU Pastikan Suket Bisa Dipakai di Pilkada 2020

👤Anggitondi Martaon 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 10:35 WIB
Suket berfungsi sebagai pengganti data pemilih yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya