Selasa 13 Oktober 2020, 04:20 WIB

Trump Klaim Kebal dari Virus Korona

Faustinus Nua | Internasional
Trump Klaim Kebal dari Virus Korona

(Photo by SAUL LOEB / AFP)
PRESIDEN AS Donald Trump

 

PRESIDEN AS Donald Trump, pada Minggu (11/10), menyatakan dirinya kebal dari covid-19 dan bersiap kembali ke jalur kampanye untuk mempertahankan kursi presiden melawan saingannya, Joe Biden, dari Partai Demokrat.

"Sepertinya saya kebal, entahlah, mungkin lama dan mungkin pendek, bisa seumur hidup, tidak ada yang benar-benar tahu, tapi saya kebal," kata Trump dalam wawancara Fox News, sehari setelah dokternya menegaskan dia tidak lagi berisiko tularkan penyakit tersebut.

Trump pun menyerang Biden, lantaran lawannya selalu menggunakan pendekatan yang hati-hati terkait virus mematikan itu. Dia mengklaim sebagai presiden yang kebal dan tidak harus sembunyi dalam menangani pandemi seperti narasi yang sering diucapkan Biden.

"Anda memiliki seorang presiden yang kebal. Jadi sekarang Anda memiliki presiden yang tidak harus bersembunyi di ruang bawah tanah seperti lawannya," tambahnya.

Selama wawancara di Fox News, Trump kemudian menyebut saingannya mungkin sedang sakit. "Jika Anda melihat Joe, kemarin dia batuk parah dan memakai maskernya saat dia batuk. Saya tidak tahu tentang apa itu semua, dan tidak banyak diberitakan," ungkapnya.

Sementara itu, kampanye Biden telah menerbitkan tes virus korona harian untuk kandidat mereka sejak Trump dinyatakan positif pada 1 Oktober. Bahkan kandidat Demokrat itu menolak untuk ikut dalam debat presiden kedua yang telah dibatalkan penyelenggara.

 

Protes iklan Trump

Ilmuwan terkemuka pemerintah Dr Anthony Fauci mengatakan pada hari Minggu (11/10) bahwa sebuah iklan yang ditayangkan kampanye pemilihan kembali Donald Trump telah diedit untuk membuatnya tampak mendukung penanganan pandemi virus korona yang dilakukan presiden.

"Dalam hampir lima dekade pelayanan publik, saya tidak pernah secara terbuka mendukung kandidat politik mana pun," kata Fauci, Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID), dalam sebuah pernyataan kepada AFP.

Iklan kampanye berdurasi 30 detik tersebut mengutip pengalaman pribadi Trump dengan virus. "Presiden Trump sedang dalam proses pemulihan dari virus korona, dan begitu pula Amerika," katanya, sebelum menyertakan klip singkat saat Fauci tampaknya memuji tanggapan presiden terhadap pandemi.

"Saya tidak bisa membayangkan ada orang yang bisa berbuat lebih banyak," kata Fauci.

Tetapi, klip lengkap dari komentar Fauci, yang dibuat selama wawancara pada Maret dengan Fox News, menunjukkan sang dokter berkata, "Saya telah mencurahkan hampir seluruh waktu untuk ini. Saya berada di Gedung Putih hampir setiap hari dengan satuan tugas. Itu setiap hari. Jadi, saya tidak dapat membayangkan bahwa dalam keadaan apa pun ada orang yang bisa berbuat lebih banyak."

Dalam pernyataannya pada hari Minggu, Fauci mengatakan, "Komentar yang diatribusikan kepada saya tanpa izin saya di iklan kampanye GOP diambil di luar konteks dari pernyataan luas yang saya buat berbulan-bulan lalu tentang upaya pejabat kesehatan masyarakat federal."

Trump membela klip tersebut dan penanganannya terhadap pandemi dan membantah kritik dokter. "Itu memang kata-kata Dr Fauci sendiri. Kami telah melakukan pekerjaan yang 'fenomenal', menurut gubernur tertentu," tulis Trump dalam tweet.

Sebagai anggota terdepan dari gugus tugas Gedung Putih untuk virus korona, dokter berusia 79 tahun itu sering kali harus bertindak tegas dalam upaya mengklarifikasi atau mengoreksi pernyataan presiden yang sering tidak hati-hati tentang penyakit atau perawatan dan vaksin. Fauci terkadang memicu kemarahan Trump, seperti ketika presiden pada bulan April me-retweet pesan yang berisi tagar #FireFauci, sebelum secara terbuka bersikeras bahwa dokter itu telah melakukan pekerjaan dengan baik. (Van/AFP/I-1)

Baca Juga

AFP/Wang Zhao

Sempat Ditolak Bolsonaro, Brasil Setujui Impor Vaksin Sinovac

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 13:20 WIB
Regulator kesehatan Brasil Anvisa mengatakan Butantan Institute bisa mengimpor 6 juta dosis vaksin CoronaVac yang dikembangkan oleh...
AFP/Angela Weiss

Jika Terpilih, Biden Janjikan Vaksin Covid-19 Gratis di AS

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 11:15 WIB
Begitu kami memiliki vaksin yang aman dan efektif, itu harus gratis untuk semua orang, baik Anda yang memiliki asuransi atau...
Dok Ist

Mengenal Dokumen Abu Dhabi dalam Pertemuan JK-Paus Fransiskus

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 10:13 WIB
Dokumen Abu Dhabi ini disebutkan menjadi peta jalan yang sungguh berharga untuk membangun perdamaian dan menciptakan hidup harmonis di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya