Selasa 13 Oktober 2020, 04:43 WIB

Vaksinasi Covid-19 Mulai Bulan Depan

Ins/Iam/Pra/X-10 | Humaniora
Vaksinasi Covid-19 Mulai Bulan Depan

Medcom.id
Ilustrasi

 

PEMERINTAH memastikan program vaksinasi covid-19 akan dimulai pada awal No vember 2020. Produsen vaksin sudah menyatakan kesiapan untuk segera mengirimkan puluhan juta dosis vaksin ke Indonesia.

Hal itu terungkap dari pertemuan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir bertemu dengan pimpinan perusahaan produsen vaksin covid-19 seperti Cansino, G42/Sinopharm, dan Sinovac di Tiongkok, Sabtu (10/10).

Pertemuan ini bertujuan untuk memfinalisasi pembelian vaksin covid-19 yang telah dijajaki sebelumnya.

“Jumlah vaksin yang disanggupi setiap perusahaan beragam, tergantung dari kapasitas produksi dan komitmen kepada pembeli lain,” kata Luhut dalam keterangan resminya, kemarin.

Ia menjelaskan, untuk tahun ini Cansino menyanggupi 100.000 vaksin (single dose) pada bulan November 2020, dan sekitar 15 juta-20 juta pada 2021.

Lalu, vaksin G42/Sinopharm menyanggupi 15 juta dosis vaksin (dual dose) tahun ini, yang 5 juta dosis akan mulai datang pada November 2020.

Sementara itu, Sinovac menyanggupi 3 juta dosis vaksin hingga akhir Desember 2020. Adapun pengiriman vaksin Sinovac ialah 1,5 juta dosis vaksin (single dose vials) pada minggu pertama November dan 1,5 juta dosis vaksin (single dose vials) lagi pada minggu pertama Desember 2020. Ditambah, 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bulk.

Luhut menambahkan tim inspeksi yang terdiri dari unsur BPOM, Kementerian Kesehatan, MUI, Bio Farma akan bertolak ke Tiongkok pada Rabu (14/10) untuk melihat kualitas fasilitas produksi dan kehalalan vaksin produk si Sinovac dan Cansino.

Adapun data untuk vaksin G42/Sinopharm akan diambil dari data uji klinis di UAE karena diproduksi di sana.

“Kehalalan vaksin Sinovac dan Cansino akan dijamin melalui partisipasi MUI dalam proses pengujian data, begitu juga dengan kehalalan vaksin G42/Sinopharm. MUI-nya Abu Dhabi sudah menyatakan no issue dengan kehalalan vaksin G42,’’ ujar Dirut Bio Farma Honesti Basyir.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuturkan pemberian vaksin akan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan dan aparat sebagai garda terdepan yang menangani covid-19.

“Mereka yang di garda terdepan dan peserta penerima bantuan iuran alias PBI dalam BPJS Kesehatan akan ditanggung biaya vaksinnya pemerintah,” ujar Terawan dalam keterangan tertulis, kemarin. (Ins/Iam/Pra/X-10)

Baca Juga

ANTARA/FB Anggoro

253 Orang Gugur, IDI Desak Pemerintah Serius Lindungi Nakes

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:14 WIB
Jumlah itu terdiri dari 141 dokter, 103 perawat, dan sembilan dokter...
Ist

Dorong Kelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:11 WIB
Saat ini, kehadiran Su­ngai Kalisari Kampung Pelangi perlahan menjadi objek wisata lokal baru yang mampu menggerakkan ekonomi...
MI

Gerakan Pungut Sampah Mendongkrak Ekonomi Masyarakat

👤Gana Buana 🕔Senin 26 Oktober 2020, 09:52 WIB
Aktivis daur ulang Prevented Ocean Plastic, Alvaro Aguilar menilai gerakan memungut sampah yang dilakukan di Pulau Dewata itu merupakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya