Selasa 13 Oktober 2020, 02:10 WIB

Kasus Covid-19 Melonjak, Cianjur Bisa Saja Terapkan Kembali PSBB

Benny Bastiandy | Nusantara
Kasus Covid-19 Melonjak, Cianjur Bisa Saja Terapkan Kembali PSBB

Medcom
Ilustrasi

 

PENEGAKAN pendisiplinan pemakaian masker di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, belum berdampak signifikan terhadap upaya menekan penurunan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Opsi diterapkannya kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pun dimungkinkan dilakukan di Kabupaten Cianjur.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal mengatakan hasil evaluasi yang dilakukan satgas, menunjukkan penegakan penerapan protokol kesehatan di Cianjur kurang maksimal terhadap penurunan kasus. Hasil evaluasi tersebut akan dibahas lebih lanjut pada rapat Forkopimda yang dilaksanakan Senin (12/10) petang.

"Perlu ada strategi lain. Tapi nanti dari hasil rapat dengan Forkopimda apakah masih akan tetap melaksanakan penegakan pendisiplinan
pemakaian masker atau lebih ke arah PSBBkembali," terang Yusman kepada wartawan di Posko Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Senin (12/10).

Menurut Yusman, PSBB bisa sangat dimungkinkan sebagai upaya menekan penurunan angka kasus terkonfirmasi positif covid-19. Saat ini Kabupaten Cianjur sendiri berada di zona kuning.

"Kalau terus dibiarkan seperti ini (tidak ada upaya strategi lain), bisa saja ke zona oranye atau merah. Sudah banyak kota dan kabupaten yang ke zona oranye. Kecuali ada 8 kota dan kabupaten di Jawa Barat yang bertahan di zona kuning. Salah satunya Cianjur," jelas Yusman.

Yusman menyebutkan peningkatan kasus terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Cianjur mulai terlihat kurun dua pekan terakhir cenderung meningkat. Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur pun meningkatkan frekuensi evaluasi

"Jadi kami dari satgas melakukan evaluasi setiap minggu. Sebelumnya evaluasi dilakukan dua minggu sekali. Jika kondisinya sangat dibutuhkan segera, kita pasti siap melakukannya. Jadi sekarang mulai terlihat, dari hari ke hari kasusnya naik," jelasnya.

Yusman menambahkan, kurang efektifnya penegakan pendisiplinan penggunaan masker lebih karena hanya menyentuh kalangan masyarakat tertentu. Seperti pengendara atau pengguna jalan yang melintasi titik check point razia masker.

"Ini belum menyentuh ke semua kalangan masyarakat. Nanti akan kita bahas, penegakan pendisiplinan pemakaian masker ini akan lebih ditingkatkan dengan menjangkau semua kalangan masyarakat," pungkasnya.

Berdasarkan data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, konfirmasi positif per Senin (12/10) tercatat sebanyak 134 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 88 orang pasien telah menyelesaikan isolasi atau dinyatakan sembuh, 38 orang masih proses, 3 orang meninggal dunia, dan 5 orang lain beralamat di luar Cianjur.

Pada kontak erat tercatat sebanyak 297 kasus. Sebanyak 160 kasus dinyatakan discarded, 124 kasus masih proses, dan 13 kasus lain beralamat di luar Cianjur.

Lonjakan juga terlihat pada suspek yang mencapai 1.363 kasus. Sebanyak 1.319 kasus dinyatakan discarded, 19 kasus masih proses, 18 orang meninggal dunia, dan 7 orang beralamat di luar Cianjur. Sedangkan probable terdapat 2 kasus. Sebanyak 1 orang pasien sudah menyelesaikan isolasi atau dinyatakan sembuh dan 1 orang meninggal dunia. (R-1)

 

Baca Juga

MI/Ignas Kunda

Lari Maraton Untuk Amal Akses Air Bersih

👤Ignas Kunda 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 07:52 WIB
Sebanyak 15 orang melakukan lari maraton malam hari di Nagekeo dalam rangka lari amal untuk membantu masyarakat Nagekeo yang kesulitan...
Humas Polresta Palangkaraya

Satgas Covid-19 Minta Pengunjung Wisata Patuhi Protokol Kesehatan

👤Surya Sriyanti 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 05:27 WIB
Dalam suasana libur panjang saat ini, Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya terus berjuang untuk mendisiplinkan protokol kesehatan guna...
anggoro

KITA Berkontribusi, bukan Berdemonstrasi

👤(BY/N-3) 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 04:55 WIB
BUKAN kursi dan posisi yang menjadi obsesi Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA). Politik bukan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya