Senin 12 Oktober 2020, 17:32 WIB

Rupiah Stagnan Dipengaruhi Stimulus AS yang Gagal

mediaindonesia.com | Ekonomi
Rupiah Stagnan Dipengaruhi Stimulus AS yang Gagal

ANTARA/Ari Bowo Sucipto
.

 

NILAI tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (12/10) sore ditutup stagnan. Rupiah ditutup stagnan di level 14.700 per dolar AS sama seperti posisi pada akhir pekan lalu.

"Pasar merespons negatif negosiasi atas langkah-langkah stimulus terbaru di AS yang gagal. Sebelumnya harapan investor meningkat setelah Presiden Donald Trump mengusulkan paket US$1,8 triliun pada Jumat lalu," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Senin.

Tawaran Presiden Trump tersebut membuat kesal sesama Republik. Banyak di antaranya enggan menambah tumpukan utang dan berpotensi merugikan partainya untuk mendapatkan dukungan kritis dalam pemilihan presiden pada 3 November mendatang.

Selain itu, saat pemilu semakin dekat, investor semakin bertaruh pada kemungkinan Trump kalah dari kandidat calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden dalam pemilu. Biden juga menawarkan paket dengan label harga yang lebih besar sebagai presiden.

Sentimen eksternal lain, yaitu pertemuan Dewan Eropa mendatang pada 15-16 Oktober. Kesepakatan Brexit dengan Inggris ada dalam agenda dan investor sangat optimistis tentang Inggris dan Uni Eropa yang mencapai kesepakatan dengan tenggat waktu yang diberlakukan sendiri oleh Perdana Menteri Boris Johnson pada 15 Oktober.

Namun Presiden Prancis Emmanuel Macron dan para pemimpin Uni Eropa lain pada minggu ini akan menuntut aturan penegakan yang tegas untuk setiap kesepakatan perdagangan dengan Inggris. Mereka memperingatkan bahwa langkah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk mengesampingkan perjanjian Brexit telah menunjukkan bahwa perkataan Inggris tidak dapat dipercaya.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi 14.685 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran 14.685 per dolar AS hingga 14.715 per dolar AS. Kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan rupiah melemah menjadi 14.746 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi 14.737 per dolar AS. (Ant/Ol-14)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Di Hadapan Presiden, Mentan SYL Jelaskan Food Estate Humbahas

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 17:11 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan bahwa total luas areal yang dipersiapkan kurang lebih mencapai 1.000...
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Konstruksi Jadi Penyumbang Terbesar PMDN di Kuartal III 2020

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 17:05 WIB
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi di Indonesia mengalami kenaikan pada periode Juli – September...
MI/Fransisco Carolio

Upah Minimum 2021 tidak Naik, Ekonom: Daya Beli Semakin Lemah

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 16:42 WIB
Dengan tidak adanya kenaikan upah minimum pada tahun depan, daya beli masyarakat kelas menengah bawah akan sulit kembali pulih dalam waktu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya