Senin 12 Oktober 2020, 16:30 WIB

Benar atau Hoaks GNPF Ulama Demo sampai Jokowi Lengser?

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
Benar atau Hoaks GNPF Ulama Demo sampai Jokowi Lengser?

ANTARA/Budi Candra Setya
.

 

TERSIAR kabar ada pernyataan bersama FPI, GNPF Ulama, PA 212, dan HRS Center tentang penolakan terhadap UU Cipta Kerja di Istana Negara, pada Selasa (13/10) atau besok. Ini disebutkan berlangsung hingga Presiden Jokowi lengser.

Pernyataan tersebut beredar di pesan berantai Whatsapp dan mengajak seluruh lapisan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia juga ikut unjuk rasa. Apakah itu benar atau hoaks?

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan pihaknya telah mengonfirmasi kabar itu ke pimpinan FPI, GNPF Ulama, dan PA 212. Ternyata kabar itu hoaks.

Ia mengatakan FPI, GNPF Ulama, dan PA 212 memang akan melakukan aksi unjuk rasa besok, tetapi tergabung dalam ANAK atau Aliansi Anti Komunis NKRI bersama sejumlah ormas dan keagamaan lain.

"Kemarin, ada dua seruan, dari ANAK NKRI dan penyataan sikap PA 212, GNPF Ulama, dan FPI. Setelah kami konfirmasi rupanya yang satu ini (pernyataan sikap) hoaks. Yang benar yaitu seruan ANAK NKRI," kata Nana, ketika ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (12/10).

Seruan ANAK NKRI itu bertajuk aksi 1310 tentang menolak UU Ciptaker dan RUU Haluan Ideologi Pancasila atau HIP serta meminta pembubaran Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP.

Aksi itu bakal berlangsung di Istana Negara, Selasa (13/10), pada pukul 13.00 WIB. Pada poster itu bertuliskan, "Jangan pulang sebelum UU Ciptaker tumbang".

Nana mengatakan pihaknya telah menerima pemberitahuan itu dari ANAK NKRI dan diperkirakan akan ada seribu orang memadati kawasan seputar Istana Negara.

"Pemberitahuan sudah kami terima. Massanya seribu orang. Kita tunjukkan apa mereka seribu atau bukan. Polri dan TNI akan mengawal dan amankan. Persiapan sudah kami lakukan," kata Nana. (OL-14)

Baca Juga

MI/Susanto

Siti Fadillah Bebas, KPK : Semoga Jadi Pelajaran Pejabat Lain

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 18:18 WIB
Ia mengatakan, kasus Siti Fadillah Supari harus menjadi perhatian dan pelajaran pejabat negara yang masih aktif dan berwenang menggunakan...
Antara/Abriawan Abhe

Mahfud MD: Protes Penyataan Presiden Macron Harus Tertib

👤Andhika Prasetyo 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:08 WIB
"Pemerintah menyerukan bahwa setiap upaya mengekspresikan atau menyatakan pendapat terkait dengan apa yang dinyatakan oleh Presiden...
Antara

Megawati Cuek Dicibir soal Milenial Rendah Kontribusi

👤 Cahya Mulyana 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:05 WIB
KETUA Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menanggapi dengan santai soal kontroversi dari ucapannya mengenai kontribusi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya