Senin 12 Oktober 2020, 16:27 WIB

Gubernur Erzaldi Paparkan Strategi Kurangi Risiko Bencana di Babel

mediaindonesia.com | Nusantara
Gubernur Erzaldi Paparkan Strategi Kurangi Risiko Bencana di Babel

Ist
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, saat menjadi narasumber pada kegiatan peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Nasional 2020.

 

PROVINSI Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memiliki program Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dengan empat strategi utama.

Empat strategi tersebut yaitu menjadikan PRB sebagai prioritas pembangunan daerah, mengidentifikasi, mengkaji dan memantau risiko bencana,mengurangi faktor-faktor risiko yang mendasar, dan kesiapsiagaan untuk tanggap darurat yang efektif.

Empat strategi tersebut disampaikan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, saat menjadi narasumber pada sesi kedua kegiatan peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (Bulan PRB) Nasional 2020 dengan tema "Ketangguhan Daerah Dalam Menghadapi Bencana" secara virtual di Ruang Vidcon Gubernur Kepulauan Babel, Senin, (12/10/)

Gubernur Erzaldi menambahkan dalam upaya PRB, Babel juga melibatkan peran masyarakat dan telah membentuk relawan penanggulangan bencana dengan beragam latar belakang, yang tergabung dalam Aksi Babel Peduli sekaligus telah mendapat pelatihan dan evaluasi setiap bulannya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel. Saat ini, tercatat 1.500 relawan anggota Aksi Babel Peduli yang udah terdata.

Menurut Gubernur Erzaldi, penting sekali bagi seorang kepala daerah memutuskan bahwa PRB menjadi skala program prioritas. Dalam aspek PRB, pihaknya memasukkan dalam rencana pembangunan dan mengintegrasikan peta risiko dalam tata ruang dan tata wilayah izin pemerintah daerah serta melibatkan program kegiatan seluruh perangkat daerah.

Pemprov Babel juga telah membuat payung hukum berupa peraturan daerah  ataupun Surat Keputusan (SK) Gubernur terkait PRB, selain terus berkoordinasi dengan BNPB, kementerian, dan lembaga terkait serta sinergi dengan TNI/Polri.

"Bangka Belitung saat ini telah mempunyai pusat pengendalian operasi yang berfungsi 24 jam tujuh hari khusus untuk memonitor serta memantau peringatan beberapa ancaman bencana dan membuat langkah-langkah mitigasi sesuai dengan bahaya yang dihadapi,"jelas Erzaldi.

Dengan strategi yang dilakukan itu, Gubernur Babel menjelaskan dalam pencegahan dan penanggulangan bencana penyebaran virus Covid-19, Pemprov Babel  berhasil menekan angka penyebaran Covid-19 .

"Bahkan angka kematian menjadi terendah di Indonesia, serta tingkat kesembuhan yang tinggi. Aas prestasi itu Babel dianugerahi sebagai provinsi terbaik kedua dalam penanganan Covid- 19 oleh pemerintah pusat," tutur Gubernur Babel.

Selain Gubernur Erzaldi Rosman, pada sesi kedua Kegiatan Bulan PRB juga menghadirkan narasumber lain yaitu, Bupati Magelang, Provinsi Jawa Tengah dan dipandu oleh moderator, Ketua Bidang Kedaruratan dan Mitigasi Bencana, Henny Dwi Vidiarini.

Turut hadir Kepala BPBD Babel Mikron Antariksa, mendampingi Gubernur Erzaldi dalam video conference Bulan PRB 2020. (RO/OL-09). 

Baca Juga

MI/Benny Bastiandy

49 Ribu Rumah di Lebak tidak Layak Huni

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 23:00 WIB
Pemerintah daerah hingga kini terus mengoptimalkan perbaikan rumah tidak layak, namun tahun ini terkendala adanya pandemi...
ANTARA/Adwit B Pramono

Usai Sosialiasi, Tol Mando-Bitung Bakal Mulai Bertarif

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 22:10 WIB
Lalulintas Harian Rata-rata (LHR) jalan tol ini adalah 8.107 kendaraan, dan tertinggi tercatat di hari Sabtu (10/10) sebanyak 10.571...
Ilustrasi

Sejumlah Proyek Pemkot Surabaya Dinilai Tanpa Perencanaan Matang

👤Syaikhul Hadi 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 21:59 WIB
Pembangunan jembatan yang menghabiskan dana APBD Kota Surabaya sebesar Rp 208 miliar itu saat ini kondisinya tidak difungsikan, bahkan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya