Senin 12 Oktober 2020, 16:04 WIB

Berperan Sebagai Antioksidan, Vitamin E Lindungi Sel Tubuh

Eni Kartinah | Humaniora
Berperan Sebagai Antioksidan, Vitamin E Lindungi Sel Tubuh

Wikipedia
Vitamin E sebagai antioksidan, sangat bermanfaat dalam membantu melindungi sel-sel tubuh.

 

NUTRISI adalah hal penting yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama di kala kondisi yang sangat rentan terhadap penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, dan pencetus lainnya, seperti dalam masa Pandemi saat ini.  

“Vitamin E merupakan salah satu nutrisi yang sangat esensial dan dibutuhkan oleh tubuh kita. Banyak penelitian telah membuktikan bahwa vitamin E sebagai antioksidan, sangat bermanfaat dalam membantu melindungi sel-sel tubuh,” kata dr.Michael Rea pada keterangan kepada media, Senin (12/10).

Dokter Michael juga mengataan bahwa vitamin E melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas sehingga dapat membantu memelihara kesehatan kulit.

Menurut dr.Michael, kulit yang sehat, di setiap lapisannya terkandung vitamin E yang harus dipelihara kadarnya setiap hari. Penelitian menunjukkan bahwa pada kulit yang tidak sehat (kering, kusam, kasar), kadar vitamin E di setiap lapisannya berkurang.

“Sebagai anti oksidan, vitamin E dapat mencegah proses oksidasi oleh radikal bebas (seperti  sinar ultra violet dari matahar , polusi, debu, AC, asap kendaraan bermotor) terhadap sel-sel kulit dan mencegah terbentuknya hasil oksidasi yang toksik,” paparnya.

Vitamin E mampu menangkap radikal bebas peroxyl yang merupakan hasil peroksidasi asam lemak tidak jenuh.
“Selain itu vitamin E juga berfungsi menjaga stabilitas dan integritas membran sel-sel kulit serta melindungi komponen-komponennya dari toksisitas berbagai macam obat, logam berat dan zat kimia lain yang akan membentuk radikal bebas,” kata dokter yang juga Medical Manager PT Darya-Varia Laboratoria Tbk kepada media.

Vitamin E juga berfungsi sebagai pelindung terhadap sinar matahari, karena kandungan antioksidannya. Vitamin E yang diaplikasikan ke kulit dapat menyerap sinar Ultra Violet (UV) berbahaya yang dipancarkan matahari.

“Peningkatan efek Photoprotective yang dihasilkannya membuat tubuh kita dapat meminimalisasi kerusakan yang disebabkan oleh sinar UV. Hal ini dapat membantu mencegah terbentuknya bintik hitam dan juga kerutan,” papar dr.Michael.

Asupan vitamin E didapat dari mengkonsumsi beberapa jenis makanan seperti minyak sayur, sayuran berwarna hijau seperti misalnya bayam, sereal dengan kandungan nutrisi tambahan, telur, dan juga kacang-kacangan.

Faktanya asupan Vitamin E melalui makanan ini tidak mencukupi kadar yang dibutuhkan oleh tubuh. Oleh sebab itu, tambahan asupan vitamin E dengan konsumsi suplemen merupakan hal yang sangat direkomendasikan oleh dunia medis.

Suplemen vitamin E yang berasal dari bahan alami (d-alpha-tocopherol) seperti ekstrak biji gandum dan ekstrak biji bunga matahari, dua kali lebih baik diserap oleh tubuh dibandingkan Vitamin E yang sintetis (dl-alpha-tocopherol).

“Penyerapan asupan vitamin E alami ini akan lebih nyaman dan efektif ketika dikonsumsi dalam bentuk kapsul lunak atau sering disebut soft capsule,” jelasnya.

Untuk mendapatkan manfaat vitamin E dalam memelihara kesehatan kulit dan menjaga daya tahan tubuh, tentunya diperlukan dosis suplemen Vitamin E yang aman dan efektif untuk penggunaan jangka panjang.

Vitamin E dengan dosis 100 IU (International Units) direkomendasikan untuk  mereka yang memiliki masalah kulit seperti kulit kusam, berjerawat yang biasanya dialami pada usia di bawah 25 tahun.

Dosis bisa ditingkatkan lagi apabila kondisi kulit agak kering. Sementara itu, untuk mereka yang memiliki kulit yang mudah kering atau kering dengan berbagai macam aktifitas yang padat di dalam dan di luar ruangan, dianjurkan untuk mengkonsumsi vitamin E dengan dosis 300 IU per-harinya.

“Kondisi kulit seperti ini biasanya dialami pada usia di atas 25 tahun. Rekomendasi Dosis tersebut masih di bawah dosis maksimal vitamin E per-hari, yaitu 400 IU yang merupakan dosis maksimal vitamin E per-hari yang ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, sehingga dipastikan aman untuk penggunaan jangka panjang,” jelas dr.Michael. (Nik/OL-09)

 

 

 

Baca Juga

MI/RAMDANI

250 Menu Nasi Ditawarkan saat Festival Nasi Online

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 22:35 WIB
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya mendukung Pemerintah dalam memulihkan roda perekonomian...
DOK Sinarmas

Saleh Husin Kedatangan Tamu Istimewa Arief Yahya

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 20:15 WIB
Saleh Husin merupakan sahabat Arief Yahya dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK saat...
Ist

Distribusi Bantuan Sosial di Indonesia Dapat Apresiasi Bank Dunia

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 19:50 WIB
Indonesia dinilai sukses menyalurkan bantuan sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya