Senin 12 Oktober 2020, 13:57 WIB

Negara Kantongi Rp97 Miliar Setoran PPN Lewat Digital

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Negara Kantongi Rp97 Miliar Setoran PPN Lewat Digital

Ilustrasi
Pajak Pertambahan Nilai

 

SETORAN Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas transaksi Perdagangan lewat Sistem Elektronik (PMSE) barang atau jasa dari perusahaan Subyek Pajak Luar Negeri (SPLN) telah mencapai Rp97 miliar.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo mengungkapkan, pemasukkan itu dilakukan oleh enam SPLN yang ditunjuk di tahap pertama sebagai pemungut PPN oleh Ditjen Pajak.

 “Enam pemungut pajak yang kita tunjuk sudah melakukan penyetoran PPN di September ini, sudah kita terima setorannya, sekitar Rp97 miliar,” kata Suryo dalam diskusi vritual, Senin (12/10).

Enam perusahaan SPLN itu ialah yakni Amazon Web Service Inc.; Google Asia Pte Ltd.; Google Ireland Ltd.; Google LLC; Netflix International B.V. dan Spotify AB yang ditunjuk pada tahap pertama. Suryo berharap, jumlah perusahaan SPLN yang ditunjuk sebagai pemungut PPN dapat terus bertambah guna memaksimalkan penerimaan negara.

Baca juga : Pameran Virtual BI Kumpulkan Pembiayaan Hingga Rp4,71 Miliar

Selain 6 perusahaan tersebut, DJP juga telah menunjuk 30 entitas lainnya di tahap kedua yakni Facebook Ireland Ltd.; Facebook Payments International Ltd.; Facebook Technologies International Ltd.; Amazon.com Services LLC; Audible Inc.; Alexa Internet; Audible Ltd.; Apple Distribution International Ltd.; Tiktok Pte Ltd. dan The Walt Disney Company (Southeast Asia) Pte. Ltd.

Sedangkan di tahap ketiga, perusahaan yang ditunjuk yakni LinkedIn Singapore Pte. Ltd.; McAfee Ireland Ltd.; Microsoft Ireland Operations Ltd.; Mojang AB; Novi Digital Entertainment Pte. Ltd.; PCCW Vuclip (Singapore) Pte. Ltd.; Skype Communications SARL; Twitter Asia Pacific Pte. Ltd.; Twitter International Company; Zoom Video Communications, Inc.; PT Jingdong Indonesia Pertama dan PT Shopee International Indonesia.

Teranyar, di tahap keempat, Ditjen Pajak menunjuk 8 perusahaan SPLN sebagai pemungut PPN yaitu Alibaba Cloud (Singapore) Pte Ltd; GitHub, Inc.; Microsoft Corporation; Microsoft Regional Sales Pte. Ltd.; UCWeb Singapore Pte. Ltd.; To The New Pte. Ltd.; Coda Payments Pte. Ltd; dan Nexmo Inc.

“Harapan besarnya itu tidak berhenti di 36 saja, tapi lebih dari 36 SPLN. Ini yang kami lakukan untuk memperluas siapa pemungut PPN atas transaksi digital dari luar negeri. Ke depan kami harapkan ini akan terus bertambah,” pungkas Suryo. (OL-2)

 

Baca Juga

Ist/Kementan

Nagreg Jadi Sentra Jagung Jabar dan Perputaran Uang Capai Rp 17 M

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:26 WIB
Pengembangan budidaya jagung melalui kawasan korporasi petani jagung di Kecamatan Nagreg, Bandung, Jabar, telah memberikan hasil nyata...
Antara/Rosa Panggabean

Nasabah Minna Padi Tuntut Pembayaran Berdasar NAB Pembubaran

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:11 WIB
Para nasabah berhak untuk pembayaran penuh sesuai dengan UU/POJK tentang Perlindungan Konsumen No....
ANTARA/Puspa Perwitasari

Pasar Menunggu, IHSG Memerah

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:00 WIB
Dibuka melemah, IHSG tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan perdagangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya