Senin 12 Oktober 2020, 13:30 WIB

Banjir Jagakarsa, Bangunan Langgar Sempadan Sungai Harus Dibongkar

Hilda Julaika | Megapolitan
Banjir Jagakarsa, Bangunan Langgar Sempadan Sungai Harus Dibongkar

MI/Andri Widiyanto
Petugas Dinas Sumber Daya Air sedang mengevakuasi rumah warga yang tertimpa longsor di kawasan Ciganjur, Jakarta, Senin (11/10/2020).

 

PENGAMAT tata kota Nirwono Joga mendorong Pemprov DKI Jakarta memberikan sanksi tegas pada pengembang dan pemilik bangunan yang melanggar sempadan sungai. Ia meminta adanya sanksi pembongkaran karena pelanggaran ini menyebabkan penyempitan badan sungai. Pada akhirnya menimbulkan banjir dan longsor saat musim hujan tiba.

“Pemprov DKI harus memberi sanksi tegas kepada pengembang dan pemilik bangunan untuk membongkar sendiri atau dibongkar paksa oleh Pemda DKI segera sebelum memasuki puncak musim hujan,” kata Nirwono, Senin (12/10).

Jika hanya memberikan sanksi administratif, tidak akan memberikan efek jera kepada pelanggar, tidak berdampak pada perbaikan kapasitas sungai. Sehingga tak ada upaya penanganan banjir di sini.

“Sanksi tegas ya dibongkar bangunannya, dikembalikan bahkan diperlebar badan sungai agar kapasitas daya tampung air juga meningkat. Sanksi administratif percuma karena hanya akan didenda ganti uang rugi saja tetapi tidak menyelesaikan akar permasalahan penanganan banjirnya,” ungkapnya.

Baca juga: Banjir Jagakarsa, DKI Harus Inspeksi Seluruh Badan Sungai

Jika Pemprov DKI menginginkan bebas banjir, keberadaan bangunan yang berdiri di atas sempadan sungai harus dibongkar.

“Kalau ingin bebas banjir ya harus dibongkar, karena keberadaan bangunan yang berdiri di atas sempadan sungai telah membuat badan sungai menyusut sehingga kapasitas menurun dan mengakibatkan air sungai meluap dan membanjiri pemukiman,” paparnya.

Sebelumnya telah terjadi musibah banjir dan tanah longsor di Perumahan Melati Residence, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Sabtu (10/10) malam. Musibah ini diduga terjadi karena adanya kelalaian dari pihak pengembang karena badan kali menyempit akibat adanya bangunan di sempadan sungai. Peristiwa ini bahkan menewaskan seorang warga.(OL-5)

Baca Juga

Dok. MI

Lerai Bentrok Ormas, Kapolsek Terluka

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 03:35 WIB
DUA organisasi kemasyarakatan (ormas) terlibat bentrok di Jalan Ciledug Raya, Larangan, Kota Tangerang, Kamis (29/10), pukul 00.15...
ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

Operasi Zebra Mengedepankan Edukasi

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 03:30 WIB
Jajaran Korlantas Polri menggelar Operasi Zebra 2020 serentak di seluruh Indonesia mulai 26 Oktober hingga 8 November...
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Bantuan Kendala PJJ Mendesak

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 03:25 WIB
KETERSEDIAAN perangkat elektronik seperti ponsel pintar untuk mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) ternyata tidak hanya dirasakan siswa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya