Senin 12 Oktober 2020, 13:10 WIB

Antisipasi Banjir, Pemkot Jakut Normalisasi Kali Cakung

Deden Muhamad Rojani | Humaniora
Antisipasi Banjir, Pemkot Jakut Normalisasi Kali Cakung

MI/ANDRI WIDIYANTO
Warga melintasi banjir yang merendam Kawasan Kebon Pala, Jakarta, Senin (5/10).

 

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara akan memaksimalkan pengelolaan Kali Cakung Lama sebagai sistem pengendali banjir dengan mengatur debit air masuk dari saluran dan waduk.

Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko mengatakan, selama ini, Kali Cakung Lama kerap meluap saat dilanda hujan deras hingga menggenangi kawasan warga. 

Sigit menjelaskan, Kali Cakung Lama merupakan drainase makro dari sejumlah saluran mikro kawasan permukiman di tiga kecamatan, yaitu Cilincing, Koja dan Kelapa Gading. Bagian hilir Kali Cakung Lama terkoneksi dengan Kali Cakung Drain sebelum air dialirkan ke laut.

Baca juga: Banjir Jagakarsa, DKI Harus Inspeksi Seluruh Badan Sungai

Menurutnya, kali tersebut perlu dinormalisasi untuk menambah daya tampung aliran air agar tidak meluap saat dilanda hujan dalam waktu lama. 

"Pembangunan trase ideal Kali Cakung Lama memerlukan biaya dan kerja yang sangat besar. Semuanya akan lebih sederhana kalau kita memanajemen debit air," ujarnya, Senin (12/10) kepada Media Indonesia.

Sigit menuturkan, dibutuhkan pengaturan operasional pintu air dari saluran mikro di kawasan permukiman saat hujan deras. Hal tersebut untuk mengatur volume air di kali agar tidak meluap dan menggenangi kawasan sekitar. 

Selain itu, kata Sigit, perlu dilakukan kolaborasi bersama warga setempat untuk meningkatkan kapasitas daya tampung melalui pengerukan dan optimalisasi trase kali. Demikian juga saluran di sekitar agar mampu menampung volume lebih banyak dan bisa menahan air lebih lama sebelum dialirkan ke Kali Cakung Lama.

"Upaya pengelolaan ini merupakan hasil diskusi dengan para ketua RW bersama tim teknis Suku Dinas SDA Jakarta Utara beserta camat dan lurah," ujar Sigit. 

Tak  hanya saluran mikro, menurut Sigit, pengaturan juga akan dilakukan di aliran Kali Petukangan yang menuju Kali Cakung Lama.

“Begitu juga operasional pompa di Waduk Don Bosco bakal disesuaikan dengan kondisi tinggi muka air Kali Cakung Lama,” tutupnya.

Baca Juga

dok.medcom

Vaksin Sinovac untuk Covid-19 Masuki Tahap Uji Klinis Fase 3

👤Andhika prasetyo 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 14:35 WIB
GURU Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Prof. Cissu Rachiana Sudjana menjamin keamanan Vaksin Sinovac untuk Covid-19 yang...
Antara/Septianda Perdana

Muslimat NU Diminta Respons Kebutuhan Dakwah Milenial

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 14:24 WIB
Menteri Agama berharap Muslimat NU terus melakukan penerjemahan atas kebutuhan dakwah dan pendidikan agama di tengah kaum...
AFP/Vincenzo Pinto

Vaksin Covid-19, Pakar: Kalau tak Aman, Uji Dihentikan Sejak Awal

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 12:59 WIB
Guru Besar Fak Kedokteran Unpad Cissy mengatakan apabila vaksin Sinovac ditemukan tidak aman atau menimbulkan efek samping berbahaya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya