Senin 12 Oktober 2020, 12:45 WIB

Eijkman: Pengembangan Vaksin Merah Putih Capai 55%

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Eijkman: Pengembangan Vaksin Merah Putih Capai 55%

ANTARA/Dhemas Reviyanto
Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8).

 

INDONESIA masih terus berjuang mengembangkan vaksin covid-19 yang diberi nama vaksin Merah Putih. Pengembangan vaksin ini dipimpin oleh Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman.

Kepala LBM Eijkman Amin Soebandrio mengungkapkan, saat ini proses pengembangan vaksin Merah Putih pada skala laboratorium telah mencapai 55 persen yakni pada tahap menghasilkan protein rekombinan.

Baca juga: Ini Manfaat UU Cipta Kerja bagi Riset dan Inovasi

“Gennya sudah dimasukkan ke dalam sel-sel mamalia maupun sel ragi yang akan dijadikan seperti ‘pabrik’. Jadi kita akan membuat sel-sel itiu menjadi produsen protein rekombinan,” terang Amin kepada Media Indonesia, Senin (12/10).

Selanjutnya, tinggal menunggu produk-produk protein rekombinan dari sel mamalia maupun sel ragi. Jika hasilnya stabil dan memiliki kualitas sesuai dengan yang diingingkan, maka akan diuji coba ke hewan.

“Setelah (hasil uji hewan) bagus, ya kita akan serahkan ke Bio Farma,” tandasnya. (H-3)

Baca Juga

MI/Adam Dwi

Suryopratomo Mimpi Jadi Pemain Sepak Bola

👤Suryani Wandari Putri 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 04:40 WIB
WARTAWAN senior Suryopratomo, 59, tak pernah sekalipun memimpikan menjadi Duta Besar...
Medcom.id/ Roni Kurniawan

Manfaatkan Puskesmas dalam Upaya Pengendalian Penularan

👤Van/Ant/AFP/X-7 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 04:21 WIB
Pemerintah pusat berencana melakukan vaksinasi pada 9,1 juta warga pada November hingga Desember 2020. Pemerintah Provinsi Jawa Barat...
MI/Susanto

Yuki Kato Belajar Masak kala Pandemi

👤MI 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 04:00 WIB
AKTRIS Yuki Kato mengaku jadi rajin terjun ke dapur selama masa pandemi virus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya