Senin 12 Oktober 2020, 10:48 WIB

UU Ciptaker Jadi Puncak Perbedaaan Ferdinand dengan Demokrat

Kautsar Bobi | Politik dan Hukum
UU Ciptaker Jadi Puncak Perbedaaan Ferdinand dengan Demokrat

MI/RAMDANI
Ferdinand Hutahaean

 

POLITIKUS Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyatakan mundur dari partainya. Keputusanya tersebut didasari atas perbedaan pandangan dengan partai.

Perbedaan pandangan yang ia permasalahkan terkait dengan hajat hidup masyarakat luas, seperti isu harga Bahan Bakar Minyak (BBM), penanganan covid-19, dan Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) yang menjadi puncaknya.

"Daripada saya terus menjadi berbeda (pandangan) di dalam, lebih baik saya pergi," ujar Ferdinand, Senin (12/10).

Baca juga: Ferdinand Hutahaean Putuskan Mundur dari Partai Demokrat

Keputusannya telah ia pikirkan secara matang-matang. Ia resah melihat sikap Partai Demokrat yang menempatkan kepentingan negara di atas kepentingan elektoral dan kepentingan kelompok atau pribadi.

"Yang pasti saya beda cara pandang tentang UU (Ciptaker) ini dan partai memilih jalan yang berbeda," tuturnya.

Lebih lanjut, Ferdinand enggan membeberkan secara pasti ada atau tidak pesan tersembunyi dari sikap Partai Demokrat dalam menolak UU sapu jagat itu. Ia menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai.

"Saya tidak elok bicara terlalu dalam soal perbedaan dan soal argumen-argumen. Rakyat akan menilai apakah saya yang salah atau partai Demokrat yang salah," pungkasnya. (OL-1)

Baca Juga

MI/MOHAMAD IRFAN

LPSK Siap Lindungi Saksi Kasus Tewasnya Pendeta Yeremia

👤Sri Utami 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 15:03 WIB
Saat ini permohonan yang diajukan Badan Pengurus Pusat Gereja Kemah Injil Indonesia untuk keluarga dan saksi terkait penembakan pendeta...
MI/Adam Dwi

Mantan Sekretaris MA Nurhadi tidak Ajukan Eksepsi

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 14:35 WIB
Nurhadi disidang bersama terdakwa lain, yakni Rezky Herbiyono yang juga merupakan...
MI/ Adam Dwi Wapres

Wapres Minta Pesantren Lahirkan Santri ‘Gus Iwan’

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 14:33 WIB
Ma’ruf berharap agar pesantren bisa menjadi penggerak dan pusat perekonomian kerakyatan untuk mendorong ekonomi dan keuangan syariah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya