Senin 12 Oktober 2020, 10:35 WIB

Djokovic Jadikan Kekalahan di Roland Garros untuk Jadi Lebih Baik

Rifaldi Putra Irianto | Olahraga
Djokovic Jadikan Kekalahan di Roland Garros untuk Jadi Lebih Baik

AFP/Anne-Christine POUJOULAT
Novak Djokovic

PETENIS peringkat satu dunia Novak Djokovic mengatakan kekalahan straight set dari Rafael Nadal di final Prancis Terbuka memberinya pelajaran untuk menjadi petenis dan pribadi yang lebih baik lagi.

Petenis Serbia itu harus mengakui ketangguhan bintang Roland Garros Rafael Nadal dengan kekalahan 0-6, 2-6, dan 5-7. Nadal memenangkan gelar Roland Garros ke-13 untuk menyamai rekor sepanjang masa milik Roger Federer dengan kemenangan 20 Grand Slam.

"Kekalahan seperti ini tidak pernah benar-benar menyenangkan. Tetapi, dalam kekelahan terbesar, Anda dapat mempelajari pelajaran terbesar sebagi pemain tenis juga sebagai pribadi," ucap Djokovic.

Baca juga: Djokovic Akui Nadal Memang Fenomenal

Nadal yang absen di Amerika Serikat (AS) Terbuka, bulan lalu, karena pandemi covid-19 membuat Djokovic bermain di bawah tekanan di Roland Garros. Petenis Serbia itu melakukan 52 kesalahan sendiri sepanjang pertandingan.

"Tentu saja saya bisa bermain lebih baik terutama pada dua set pertama. Tapi, perlu Anda tahu, hanya dia yang dapat mengejutkan saya dengan permainan yang luar biasa," sebutnya.

"Kualitas permainan tenis yang dia mainkan, maksud saya, dia memainkan pertandingan yang sempurna," imbuhnya.

"Saya tidak dapat berkata banyak. Saya benar-benar merasa dipermainkan oleh Rafa dengan permainan yang luar biasa di lapangan," jelasnya.

Prancis Terbuka yang ditunda empat bulan karena covid-19, memaksa turnamen harus digelar pada musim gugur.

Hujan ringan yang turun sebelum pertandingan final dimulai membuat Djokovic lebih percaya diri karena menurutnya itu akan sedikit menyulitkan untuk Nadal.

"Saya juga berfikir bahwa kondisi ini lebih menguntungkan saya," ucap Djokovic.

"Tapi, Rafa membuktikan semua orang salah. Itu sebabnya dia juara yang hebat. Dia memainkan permainan yang fantastis," terangnya.

"Namun, saya tetap merasa luar biasa sepanjang turnamen musim ini, melakukan permainan yang hebat dan menang di Roma," tukasnya. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/JOSE JORDAN

Masalah Pada Ban Sebabkan Quartararo tidak Maksimal di GP Aragon

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Senin 19 Oktober 2020, 11:15 WIB
Memulai balapan dengan menempati posisi pole, Quartararo tidak sanggup mempertahankan kedudukannya hingga akhir balapan. Bahkan, dia gagal...
AFP/JOSE JORDAN

Mir Bawa Suzuki Puncaki Klasemen MotoGP Setelah 20 Tahun

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Senin 19 Oktober 2020, 10:07 WIB
Finis di urutan ketiga dengan jarak waktu 2,644 detik dari posisi puncak, Mir berhasil menggeser Fabio Quartararo ke peringkat dua klasemen...
Twitter @bwfmedia

Kalahkan Marin, Okuhara Akhiri Puasa Gelar Selama 2 Tahun

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 19 Oktober 2020, 06:40 WIB
Pebulu tangkis berusia 25 tahun itu mengalahkan peraih medali emas Olimpiade 2016 dan juara dunia tiga kali Carolina Marin di laga final...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya