Senin 12 Oktober 2020, 08:55 WIB

PSBB Transisi, Hiburan Malam belum Boleh Beroperasi

Basuki Eka Purnama | Megapolitan
PSBB Transisi, Hiburan Malam belum Boleh Beroperasi

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
Petugas Satpol PP DKI Jakarta memasang stiker tempat usaha ditutup sementara di salah satu bar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta belum mengizinkan sejumlah bisnis yang termasuk dalam kategori hiburan malam untuk beroperasi saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi dari 12-25 Oktober 2020.

Berdasarkan data yang diterima di Jakarta, Minggu (11/10) malam, disebutkan tempat hiburan malam antara lain kelab malam, spa, griya pijat, dan karaoke tetap belum diizinkan beroperasi meski pada 12 Oktober 2020 PSBB masa transisi dimulai.

Tempat-tempat tersebut belum diizinkan dibuka karena memiliki risiko tinggi penularan covid-19 karena pengunjung berdekatan dan hampir
dipastikan mengalami kontak fisik erat atau memiliki intensitas tinggi jumlah kerumunan.

Baca juga: PSBB Transisi, Mobil Boleh Terisi Penuh Asal Satu Domisili

Diketahui, Provinsi DKI Jakarta memasuki masa PSBB mulai 10 April. Sejak itu, PSBB diperpanjang hingga tiga kali. Jakarta memulai PSBB transisi fase I pada 5 Juni dan diperpanjang sampai lima kali.

Pada masa PSBB transisi, mulai dilakukan pelonggaran dengan aktivitas-aktivitas ekonomi diizinkan berjalan secara terbatas dan bertahap.

Aktivitas rumah ibadah, perkantoran, rumah makan, pabrik, salon, pasar, fasilitas olahraga outdoor, museum/perpustakaan, taman/pantai, angkutan umum, dan taksi diizinkan beroperasi dengan kapasitas 50%.

Setelah perpanjangan kelima, 27 Agustus-10 September, PSBB transisi fase I, Jakarta beberapa kali mengalami pecah rekor kasus harian. Pada 27 Agustus, total sudah ada 36.462 kasus positif covid-19. Positivity rate di Jakarta sebesar 6,1%. Angka ini di atas standar aman WHO yakni 5%.

Mulai 14 September, DKI Jakarta kembali ke PSBB seiring melonjaknya kasus harian atau dikenal dengan kebijakan rem darurat.

Alasannya, covid-19 di Jakarta belum mereda. Malah, tempat tidur di rumah sakit semakin penuh. Sekitar 77% tempat tidur isolasi telah terisi
oleh pasien covid-19.

Pada masa PSBB yang dimulai 14 September-25 September 2020, ada beberapa aturan yang ditetapkan seperti aktivitas perkantoran (bekerja dari rumah), tempat hiburan ditutup, pembeli dilarang makan di tempat, ganjil genap ditiadakan, dan transportasi umum dibatasi ketat.

Kemudian tempat ibadah masjid raya ditutup, tapi masjid permukiman lokal boleh beroperasi kecuali zona merah.

Perpanjangan PSBB kembali dilakukan terhitung sejak 28 September hingga 11 Oktober 2020.

Pada 12 Oktober 2020 mendatang, Jakarta kembali melakukan pelonggaran dengan PSBB Transisi yang dijadwalkan akan berlangsung selama dua pekan sampai 25 Oktober 2020. (Ant/OL-1)

Baca Juga

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Pengawasan Klaster Perkantoran Kendur, Alasannya Lantaran Ada Demo

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 11:04 WIB
Pengawasan itu dilakukan sejak 12 Oktober sampai dengan 26 Oktober lalu. Pengawasan dilakukan dengan melakukan 152 penyidakan...
MI/PIUS ERLANGGA

Perburuan Pelaku Begal Sepeda di Jakpus Terkendala CCTV

👤Siti Yona Hukmana 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 09:36 WIB
Kolonel Pangestu Widiatmoko menjadi korban begal saat bersepeda di kawasan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Kala itu dia tengah menuju...
ANTARA/Muhammad Iqbal

Hari Pertama Libur Panjang, Penumpang di Soetta Tembus 61 Ribu

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 09:30 WIB
Jumlah penumpang tersebut menjadi yang tertinggi selama pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya