Senin 12 Oktober 2020, 04:00 WIB

Pengguna Harus Sadar Literasi Digital

Gana Buana | Ekonomi
Pengguna Harus Sadar Literasi Digital

ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Perajin memotret kerajinan dari bahan stik es krim dan tusuk sate yang dipasarkan melalui media daring di Kampung Baru Kota Bogor

 

AKSELERASI pertumbuhan ekonomi digital semakin cepat di masa pandemi covid-19. Bahkan, di platform e-commerce pertumbuhan transaksi digital mencapai 400% per bulan.

"Perlu saya sampaikan, pada 2019 ada 2,4 miliar transaksi dari mobile banking. Di era pandemi, akselerasinya kian cepat. E-commerce per bulan saja mengalami kenaikan sampai dengan 400%," kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Anung Herlianto pada webinar bertemakan Semangat bulan inklusi finansial: aman dan nyaman bertransaksi online, belum lama ini.

Hal itu menandakan kini keuangan digital menjadi backbone atau tulang punggung perekonomian yang harus dijaga. Saat ini masyarakat tak lagi melihat sektor keuangan formal, perbankan, asuransi, ataupun fintech, melainkan melihat infrastruktur yang memiliki sistem pembayaran paling fleksibel.

"Saat ini masyarakat ingin kegiatan apa pun bisa dilakukan hanya dengan smartphone. Jadi, sektor keamanan digital memang harus dijaga. Jika terjadi kegagalan dalam menjaga data pelanggan atau pencurian, bakal mengurangi kepercayaan publik, bahkan bisa merembet ke sektor formal," kata Anung.

Direktur Grup Inovasi Keuangan Digital OJK Dino Milano Siregar juga membenarkan pentingnya keamanan pada sektor ekonomi digital. Faktanya, beragam risiko kejahatan siber mengintai pengguna tiap hari, tiap jam, dan tiap detik.

"Yang paling marak pada masa pandemi ini adalah smishing attack, atau penipuan melalui SMS. Ini dipicu juga dari pertumbuhan user internet yang tumbuh sekitar 25 juta user selama pandemi," kata Dino.

Maka itu, kata dia, pengguna harus benar-benar sadar saat beraktivitas menggunakan internet terutama dalam bertransaksi secara online. Sebab, titik paling lemah dalam ekosistem digital ini ialah konsumen.

Ia menyarankan ada enam hal yang harus ditingkatkan konsumen. Pertama, meng-install alat pengaman digital. Kedua, gunakanlah password secara berbeda pada pekerjaan dan transaksi keuangan. Ketiga, perhatikan term dan condition saat menginstal aplikasi. Keempat, jangan mencantumkan data diri pribadi pada platform atau media digital. Kelima, perhatikan keamanan jaringan wireless. Keenam, memperkaya diri dengan informasi terkini.

 

Tingkatkan kemampuan

Hal senada diungkapkan Adjunct Research Center for Digital Society UGM Toni Seno Hartono. Ada lima langkah yang dapat meningkatkan kemampuan konsumen dalam beraktivitas secara digital.

Pertama, menghindari kata sandi yang mudah ditebak. Kedua, gunakanlah second factor autentication. Ketiga, memperkaya diri dengan informasi penipuan dan kemanan digital. Keempat, tidak mudah percaya pada apa pun yang tampak di layar Anda sebelum mengklarifikasi. Kelima, perhatikan sumber berita, yakni harus berasal dari situs resmi.

Head of Corporate Affairs GoPay Winny Triswandhani menegaskan sebagai pelaku industri e-commerce, pihaknya selalu memastikan keamanan para pelanggan antara lain pelanggan dapat memilih opsi keamanan biometrik (sidik jari) dan verifikasi muka sebelum bertransaksi memakai GoPay. Selain itu, Gojek terus melakukan upaya edukasi bagi mitra pengemudi, mitra merchant, dan masyarakat. (S-3)

Baca Juga

Antara/Raisan Al-Farisi

UU Cipta Kerja Buka Ruang Konsolidasi Data Tunggal KUMKM

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 00:17 WIB
UU Cipta Kerja dibuat dengan tujuan untuk menjawab masalah-masalah utama yang dihadapi oleh UMKM dan koperasi yang sebelumnya menyebabkan...
Dok UResort

Bidik Mahasiswa, Apartemen Ini Sesuaikan Kebutuhan Kampus

👤Ihfa Firdausya 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 00:15 WIB
Hunian yang membidik pasar mahasiswa sekarang ini tidak cukup sekadar dekat dengan kampus, tapi juga harus menunjang kegiatan...
MI/Bagus Suryo

Ida Fauziyah jadi Ketua Menaker ASEAN

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 00:09 WIB
Ida langsung memimpin pertemuan tingkat Menaker se-ASEAN tersebut usai serah terima jabatan dari Tuan Haji Awang selaku Ketua periode...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya