Senin 12 Oktober 2020, 05:45 WIB

Cegah Banjir, Wagub Minta Warga DKI Rajin Bersihkan Lingkungan

Mediaindonesia.com | Megapolitan
Cegah Banjir, Wagub Minta Warga DKI Rajin Bersihkan Lingkungan

MI/Fransisco carolio Hutama Gani
Banjir di Kalideres, Jakarta barat

 

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan upaya mencegah banjir dan longsor berulang membutuhkan peran masyarakat dalam bergotong-royong membersihkan lingkungannya.

"Kita semua butuh dukungan masyarakat bersama-sama melakukan perbaikan, koreksi, pencegahan, penanggulangan dan pengendalian banjir," kata Ahmad Riza Patria (Ariza) di Jakarta, Minggu (11/10).

Baca juga: Ini Alasan Waktu Perbaikan Longsor di Ciganjur Belum Dipastikan

Ariza menyebutkan, posisi Jakarta 40% di bawah rata-rata permukaan laut. Hal itu membuat Jakarta menjadi wilayah rawan bencana, ada rob, banjir bandang, banjir kiriman dan banjir akibat debit hujan curah hujan tinggi.

Menurut dia, setiap tahun di Jakarta mengalami peningkatan curah hujan karena itu program pencegahan dilakukan secara bersama-sama untuk meminimalisasi banjir tahunan yang datang ke Jakarta.

Ariza mengajak masyarakat Jakarta untuk bergotong-royong membersihkan lingkungan tempat tinggalnya, termasuk membuat sumur resapan dan biopori.

"Kami minta masyarakat tidak membuang sampah, ikut membersihkan di lingkungan masing-masing di got dan saluran air, kita juga ada program membangun 300 ribu sumur resapan atau biopori," ujarnya.

Terkait pencegahan banjir di Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memiliki program pengendalian banjir seperti induk 52, gerebek lumpur, dan pengerukan 13 sungai serta waduk, setu dan juga embung.

"Sebagaimana arahan Pak Gubernur, ada program membuat sodetan untuk bisa mengalirkan air, kami juga ada program membangun tanggul, program menambah pompa-pompa air, kami pastikan musim hujan nanti semua pompa berfungsi baik," kata Ariza.

Longsor dan banjir di Jalan Damai, RT 04/RW 02 Kelurahan Ciganjur, Jakarta Selatan, menewaskan seorang warga dan dua orang lainnya terluka pada Sabtu malam.

Banjir akibat tertutupnya aliran Anak Kali Setu karena longsor tembok pembatas kali di perumahan Melati Residen telah menggenangi sedikitnya 300 rumah warga di sembilan RT. Sekitar 500 warga terpaksa mengungsi dan empat rumah rusak.  (Ant/OL-6)

Baca Juga

ANTARA

Pelanggaran Protokol Kesehatan di DKI Menurun

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 14:48 WIB
Masyarakat dinilai sudah memiliki peningkatan kesadaran menggunakan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah terutama untuk...
ANTARA

Mulai 3 November, DKI Gratiskan Uji Emisi Kendaraan

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 14:20 WIB
Uji emisi kendaraan secara gratis mendukung terealisasinya Jakarta Langit Biru serta sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 66 tahun 2020...
ANTARA/M Risyal Hidayat

Anies Perpanjang PSBB Transisi di Jakarta

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 12:23 WIB
Kebijakan itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya