Senin 12 Oktober 2020, 00:55 WIB

Trump tidak Berisiko Tularkan Korona

Trump tidak Berisiko Tularkan Korona

AFP
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

 

KURANG dari dua minggu setelah Presiden Donald Trump dikonfirmasi positif covid-19, dokter ke presidenan mengatakan Trump tidak lagi dianggap berisiko menularkan virus dan tidak harus terus mengisolasi diri.

“Sekarang, di hari ke-10 sejak tim bulnya gejala, (Trump) bebas demam selama lebih dari 24 jam dan semua gejala membaik. Bermacam-macam tes diagnostik lanjutan yang diperoleh mengungkapkan tidak ada lagi bukti virus secara aktif mereplikasi,” kata Sean Conley dalam sebuah memo.  “Ke depan, saya akan terus memantaunya secara klinis saat dia kembali ke jadwal aktif.”

Conley, sebagai dokter kepresidenan, menambahkan bahwa Trump telah mendemonstrasikan penurunan viral load. Viral load mengacu pada seberapa banyak virus yang ada dalam sampel yang diambil dari pasien, apakah itu darah atau dalam kasus covid-19 sekresi yang dikumpulkan selama usap hidung dalam.

Conley tidak menunjukkan apakah presiden baru-baru ini melakukan tes covid-19 dan tidak menyampaikan perawatan yang sedang dijalani Trump. Tidak di je laskan apakah Presiden AS itu su dah dites dan hasilnya negatif virus korona.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, orang dengan kasus virus korona sedang atau parah dapat tetap menularkan hingga 20 hari atau lebih setelah tes menyatakan positif sehingga harus mengisolasi diri selama periode waktu itu.

Trump diperkirakan kembali ke jalur kampanye pada Senin untuk menjalani rapat umum yang di jadwalkan di Florida. Dia juga dijadwalkan mengunjungi Pennsylvania pada Selasa dan Iowa pada Rabu.

Sebelumnya pada Sabtu, Trump mengadakan acara publik pertamanya di Gedung Putih sejak didiagnosis dan dirawat di rumah sakit karena covid-19. Ratusan pendukung berbaris ke South Lawn ketika Trump berbicara singkat dari balkon.

Peserta pun tidak dites untuk covid-19 dan jarak sosial tidak di berlakukan. Pendukung juga tidak diwajibkan memakai masker wajah. “Saya ingin Anda tahu bahwa bangsa kita akan mengalahkan virus Tiongkok yang mengerikan ini. Kami memproduksi terapi dan obat-obatan yang kuat, dan kami menyembuhkan yang sakit, dan kami akan pulih, dan vaksin keluar dengan sangat, sangat cepat,” tambahnya.

Lebih dari 215.000 orang Amerika telah meninggal karena virus dan hampir 7,8 juta telah ter infeksi, menurut hitungan NBC News. (Van/NBCNews/I-1)

Baca Juga

AFP/SEYDOU CAMARA

Warga Mali Tuntut Macron Minta Maaf Terkait Kartun Nabi Muhammad

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 12:42 WIB
Bah menyebut sikap Macron itu tidak bertanggung jawab, menghina, dan sembrono serta bahwa HICM menuntut Macron meminta maaf kepada...
AFP/MANAN VATSYAYANA

Topan Molave Hantam Vietnam, 13 Tewas dan Puluhan Hilang

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 12:25 WIB
Tanah longsor, yang melanda daerah terpencil di Provinsi Quang Nam, sehari sebelumnya, menewaskan 13 orang dengan 40 orang...
AFP/ATTA KENARE

Pemimpin Iran Kecam Sikap Macron Terkait Kartun Nabi Muhammad

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 12:19 WIB
"Tanya kepada presiden Anda mengapa dia mendukung penghinaan terhadap rasul Allah atas nama kebebasan berekspresi. Apakah kebebasan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya