Minggu 11 Oktober 2020, 14:15 WIB

Para Paslon Diminta Jadikan Lawan Covid-19 jadi Tema Kampanye

Mediaindonesia.com | Nusantara
Para Paslon Diminta Jadikan Lawan Covid-19 jadi Tema Kampanye

ANTARA/Didik Suhartono
Warga melintas di dekat tembok bermural di kawasan Dupak Rukun, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/10/2020).

 

PILKADA serentak 2020 yang berlangsung di tengah pandemi covid-19 seharusnya menjadi momentum para calon untuk mawas diri. Alih-alih melanggar protokol kesehatan, mereka justru bisa memanfaatkan pandemi itu untuk tema kampanye mereka.
   
Itu sebabnya koordinator Aliansi Mahasiswa dan Milenial untuk Indonesia (AMMI), Nurkhasanah memuji sejumlah pasangan calon dalam pilkada yang telah menjadikan perlawanan terhadap covid-19 sebagai tema dalam setiap kampanye dan menggunakan alat penunjang protokol kesehatan sebagai bahan kampanye.

Baca juga: Kalteng Siap Gelar Pilkada Serentak dan Ikuti Protokol Kesehatan

"Kami dari warga milenial mengapresiasi paslon yang menjalankan pola kampanye  dengan mengusung tema melawan covid-19, di antaranya dengan menerapkan protokol kesehatan dan penyediaan alat pelindung diri, seperti masker dan hand sanitizer untuk dibagikan kepada masyarakat," ujar Nurkhasanah dalam siaran persnya, Minggu (11/10).

Menurutnya, langkah yang dilakukan para paslon tersebut menunjukkan kepedulian mereka terhadap sosialisasi pendisiplinan masyarakat dan penanganan penularan virus korona.

"Tema utama yang dibawakan saat kampanye dalam visi misi menyampaikan tentang strategi perlawanan terhadap pandemi covid-19, maka dari situ dapat diukur kepedulian dan kemampuan pasangan calon dalam melindungi masyarakatnya di tengah pandemi," jelasnya.

Nurkhasanah menyampaikan bahwa hal itu juga telah sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat. Pelaksanaan kampanye saat ini harus diubah, setiap paslon bisa berkampanye dengan cara mendukung penanganan dan pencegahan penularan covid-19.

"Peserta Pilkada dapat melakukan sosialisasi melalui gerakan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," jelasnya.

Dia pun mendorong agar paslon lain di semua daerah dapat memanfaatkan Pilkada sebagai momentum pencegahan penyebaran covid-19. "Ini adalah momentum bagi paslon untuk menunjukkan dirinya sebagai calon pemimpin berkualitas dengan membantu pemerintah mengeluarkan masyarakat dari krisis pandemi," ucapnya.

Selain itu, Nurkhasanah mendukung Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepulauan Riau yang telah menetapkan penanganan covid-19 sebagai salah satu tema yang dibahas dalam debat kandidat pilkada 2020.

"Semoga tentang penanganan pandemi covid-19 dapat dijadikan sebagai salah satu tema dalam debat kandidat pasangan calon di semua wilayah yang menggelar Pilkada," ujarnya. (Ant/A-1)

Baca Juga

ANTARA

Satgas Covid-19 Mebidang Tetap Gencarkan Razia Prokes

👤Yoseph Pencawan 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 14:10 WIB
Satgas Covid Mebidang sempat mengalami serangan fisik secara brutal oleh kelompok preman saat merazia sebuah tempat usaha di Komplek Brayan...
DOK MI

Sudah 599 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Gowa

👤Lina Herlina 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 13:56 WIB
Kota Makassar sebagai episentrum Covid-19 di Sulsel sudah tercatat masuk zona...
DOK MI

Bawaslu Bangka Belum Temukan Pelanggaran ASN

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 13:41 WIB
Belum ditemukan adanya aparatur sipil negara di Bangka Barat yang terlibat dalam kampanye pasangan calon dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya