Minggu 11 Oktober 2020, 09:31 WIB

Pembangunan Tol BIY Memasuki Tahap Pembebasan Lahan

Ardi Teristi Hardi | Nusantara
Pembangunan Tol BIY Memasuki Tahap Pembebasan Lahan

ANTARA/Aji Styawan
Ilustrasi jalan tol

 

SEKRETARIS Daerah (Sekda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan proses pembangunan jalan tol Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) sangat penting untuk mempermudah akses ke Yogyakarta. Keberadaan jalan tol tersebut sekaligus akan mendukung  pengembangan Aerometropolis di kawasan BIY.

"Sejauh ini, yang sedang berlangsung adalah proses pembebasan tanah. Itu tadi dengan penghitungan pembayarannya. Tapi sambil pembebasan tanah, BPK pusat juga sudah melakukan lelang untuk fisik jalan tolnya. Proses ini dijalankan secara bersamaan," jelas Baskara, Jumat (9/10) malam, usai mendamping Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi dan Komisaris AP I dan Ka BPJT PUPR Danang Parikesit di Kediaman Sri Sultan HB X.

Baca juga: Pandemi, Pembangunan Jangan Pernah Berhenti

Sementara itu, Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta, selain digunakan untuk penerbangan komersial pesawat berbaling-baling (ATR) dan jet pribadi, direncanakan akan dikembangkan sebagai lokasi untuk pameran kerajinan atau kuliner dan gallery seni.

"Terminal B masih digunakan untuk penerbangan komersial sebagaimana biasanya. Sedangkan terminal A direncanakan akan menjadi galeri untuk pameran kerajinan serta kuliner," jelas Baskara.

GM BIY Agus Pandu Purnama menjelaskan jalan tol menuju BIY menjadi suatu kebutuhan yang sangat penting untuk memudahkan akses ke BIY.

"Bahkan sebagian maskapai asing (internasional) selalu mempersyaratkan hal tersebut sebagai kelanjutan atau kemudahan akses menuju kota atau destinasi wisata," jelas dia.

Agus pun mengatakan, secara tegas, Sri Sultan sangat mendukung adanya percepatan pembangunan jalan tol Yogyakarta-BIY.

Pembangunan itu diharapkan dapat dikerjakan secara paralel dengan pembangunan tol Yogyakarta-Solo.

Agus juga menjelaskan, saat ini, secara umum penerbangan belum mengalami kenaikan secara signifikan karena pandemi covid-19. Rata-rata penerbangan per hari 40 flight domestik dengan rata-rata penumpang sebanyak 3.500 orang.

"Untuk tingkat kepercayaan masyarakat pengguna jasa, dapat dikatakan cukup tinggi untuk protokol kesehatan di bandara YIA," pungkas Pandu. (OL-1)

Baca Juga

Medcom/Amaluddin

Khofifah Dorong Upaya Peningkatan SDM Muslimat NU

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 18:08 WIB
Muslimat NU yang selalu menggaungkan toleransi, keseimbangan, dan keadilan tersebut, dinilai perlu melakukan revitalisasi yang mencakup...
dok.mi

Pasien Sembuh Covid-19 di NTT Tambah 33 Orang, Kasus Baru Nihil

👤Palce Amalo 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 17:30 WIB
PASIEN sembuh dari covid-19 di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah 33 orang, Kamis (29/10). Sebaliknya, tidak ada tambahan kasus...
Antara

Hasil Panen Bawang Merosot Harganya Jadi Meroket

👤John Lewar 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 17:20 WIB
TURUNNYA hasil panen produksi petani bawang merah, putih dan bawang Bombai di beberapa daerah yang menjadi kantong produksi, menyebabkan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya