Minggu 11 Oktober 2020, 02:47 WIB

Iga Swiatek Sempurnakan Aksi di Roland Garros

AFP/Mal/R-2 | Olahraga
Iga Swiatek Sempurnakan Aksi di Roland Garros

AFP/MARTIN BUREAU
Petenis asal Polandia Iga Swiatek, 19, saat mengangkat trofi setelah mengalahkan petenis peringkat empat asal Amerika Serikat, Sofia Kenin

PETENIS muda Polandia Iga Swiatek mempersembahkan trofi grandslam pertama bagi negaranya dengan mengalahkan unggulan keempat
asal AS Sofia Kenin 6-4, 6-1 di final Prancis Terbuka, tadi malam.

Kemenangan dua set langsung itu kian menyempurnakan aksi petenis yang hanya berperingkat 54 dunia tersebut di Kompleks Tenis Roland Garros, Paris, Prancis. Swiatek selalu mengalahkan tujuh lawan yang dihadapi dengan dua set langsung, termasuk ketika menyisihkan unggulan utama Simona Halep (Rumania) di babak keempat dengan 6-1, 6-2.

“Mungkin harus seperti itu, underdog lain harus memenangi grandslam. Di tenis wanita sekarang, persaingan sangat ketat,” kata Swiatek, yang akan naik ke peringkat 17 dunia setelah kemenangan itu.

“Dua tahun lalu saya memenangi grandslam junior (di Wimbledon) dan sekarang saya di sini,” tambahnya. “Rasanya seperti waktu yang singkat.”

Sebagai finalis grandslam, Swiatek sudah menyamai capaian petenis putri Polandia Agnieszka Radwanska di Wimbledon 2012. Namun, kini Swiatek melampauinya dengan menjuarai Prancis Terbuka. Namanya kini juga disandingkan dengan legenda te nis putri Polandia, Jadwiga Jedrzejowska yang menjadi finalis di Roland Garros pada 1939.

Sukses itu membuat Swiatek menjadi juara Prancis Terbuka termuda pada usia 19 tahun. Prestasi finalis termuda dicatatkan petenis Belgia Kim Clijsters pada 2001 saat seusia dengan Swiatek. Swiatek juga mencatat sebagai juara termuda Prancis Terbuka sejak Monica Seles meraihnya pada 1992 silam.

Selain itu, Swiatek menjadi petenis nonunggulan kedua yang mampu menjadi juara sepanjang sejarah Prancis Terbuka. Di ajang grandslam lapangan tanah liat itu sudah tujuh nonunggulan yang mampu menjadi fi nalis, tetapi hanya Jelena Ostapenko yang mampu menjadi juara pada 2017.

Sementara itu, Kenin yang lebih berpengalaman dengan prestasi memenangi grandslam Australia Terbuka 2020 tidak mampu mengimbangi permainan Swiatek. Kenin, 21, gagal merebut grandslam kedua di tahun yang sama seperti yang diraih Angelique Kerber di Australia Terbuka dan AS Terbuka 2016 silam. (AFP/Mal/R-2)

Baca Juga

AFP

Zverev Bantah Tuduhan Kekerasan Terhadap Mantan Pacar

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 01 November 2020, 00:49 WIB
Petenis Jerman yang menempati posisi kedua turnamen US Open 2020 Alexander Zverev membantah tuduhan tindakan kekerasan terhadap Olga...
AFP/GEORG HOCHMUTH

Djokovic Tak Terpengaruh Kalah di Wina Terbuka

👤Akmal Fauzi 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:10 WIB
Djokovic tetap meyakini bisa menyamai rekor Pete Sampras yang enam kali mengakhiri musim sebagai petenis peringkat satu...
MI/Widjajadi

Bulutangkis masih Jadi Andalan Raih Medail Emas

👤Widjajadi 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 08:51 WIB
Nasional Paralympic Committee (NPC) Indonesia targetkan medali emas dari cabang bulutangkis di pesta olahraga Paralympic Tokyo...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya