Minggu 11 Oktober 2020, 03:40 WIB

Christopher Farrel Millenio: Dilirik Google Berkat Temuan Penghema

Bagus Pradana | Weekend
Christopher Farrel Millenio: Dilirik Google Berkat Temuan Penghema

MI/PERMANA
Christopher Farrel Millenio

DALAM penggunaan internet, semua orang hampir memiliki harapan yang sama, yaitu kecepatan atau kapasitas tinggi, tetapi dengan kuota yang murah. Keinginan yang sama itulah yang menjadi awal jalan Chirstopher Farrel Millenio Kusuma menjadi inovator internet yang digaet Google.

Hadir sebagai narasumber Kick Andy episode Pemuda Mengguncang Dunia, pemuda yang akrab disapa Farrel ini mengaku pada waktu itu ia ingin mengunduh gim berukuran 30 gigabyte, sedangkan kuota yang ia punyai hanya 5-6 gigabyte. “Aku cari cara ada enggak, sih, format yang sudah dikompres? Ternyata ada, tapi masalahnya adalah ukurannya sama. Jadi, enggak ada perubahan yang signifikan dari segi ukuran,” papar Farrel yang kini berusia 20 tahun.

Dari situ Farrel berhasil menciptakan teknologi penghemat kuota. Meski temuannya sesungguhnya sangat penting, ia terus ditolak berbagai lomba karya ilmiah. Penolakan yang mencapai 11 kali itu mendorongnya memilih jalur memublikasikan temuannya lewat web pengembang perangkat lunak, Github. Tidak disangka justru langsung raksasa internet, Google, yang menggaetnya.

“Memang aku sangat terkendala untuk menerangkan temuanku. Jadi, sebagus apa pun temuan atau suatu ide, tapi kalau tidak bisa menjelaskan produk temuannya tersebut, ya, publik juga tidak akan tertarik. Akhirnya, muncul sebuah ide untuk merilis temuanku itu ke open source. Ternyata program yang aku luncurkan itu menarik perhatian Google,” tuturnya.

Kala itu, Farrel merupakan peserta termuda yang menghadiri undangan ke markas Google di California. Ia bahkan mendapatkan tawaran dari pihak Google untuk mengerjakan proyek algoritme khusus kompresi pada Google Photos.

Pada 2018, Farrel berhasil mendapatkan investor yang mendorongnya untuk mengembangkan algoritmenya. Di usia 18 tahun ia pun merilis sebuah aplikasi penghemat kuota data, yang ia beri nama Kecilin.id. “Menjadi CEO di usia muda memang tidak mudah. Tantangan terbesarnya adalah meyakinkan investor karena saya baru berusia 18 tahun dan sering kali dianggap belum stabil secara emosional,” tambahnya.

Kini, Kecilin telah memiliki sekitar belasan ribu pengguna harian, bahkan telah diunduh sebanyak 100 ribu kali di Google Play Store. Artinya, saat ini Kecilin telah mampu mengompres kurang lebih 115 terabyte data setiap harinya atau mampu menghemat Rp500 juta per bulan.

Kini, ia berencana untuk melengkapi aplikasinya dengan fitur kompresi dokumen dan dalam waktu dekat akan merilis fitur video call ramah kuota yang disebut Kecilin Meet yang merupakan sebuah aplikasi pertemuan daring. Berkat prestasinya, Farrel yang sebelumnya melepas perkuliahan di Universitas Gadjah Mada akibat kesibukannya, mendapatkan kesempatan untuk kuliah di University of York, Inggris.

“Saya keluar bukan berarti mengajak anak-anak muda untuk tidak memedulikan urusan akademik secara formal, ya. Malah justru pendidikan itu sangat penting untuk membangun mental bisnis. Belakangan saya juga daftar University of York untuk gelar bachelor, tentu menggunakan hasil eksperiman saya atau riset saya untuk mendaftarnya,” pungkas Farrel. (Bus/M-1)

Baca Juga

Dok. Everyday is a Lullaby

Everyday is a Lullaby Tayang Perdana di Busan

👤Fathurrozak 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 21:06 WIB
Film karya Putrama Tuta itu jadi satu-satunya perwakilan Indonesia di ajang BIFF...
Unsplash/ Harshal S Hirve

Ini Cara Masak yang Tidak Merusak Antioksidan Jamur

👤Galih Agus Saputra 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 15:45 WIB
Memasak menggunakan microwave atau dengan dipanggang adalah paling...
Dok. Instagram @minikinofilmweek

Untung Rugi Festival Film Daring

👤Fathurrozak 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 14:45 WIB
Meski penyelanggara dapat menekan bujet, festival daring butuh sistem yang baik untuk menjaga keamanan hak siar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya