Minggu 11 Oktober 2020, 00:30 WIB

Layang-Layang Padamkan Listrik Pamekasan dan Sumenep

Mediaindonesia.com | Nusantara
Layang-Layang Padamkan Listrik Pamekasan dan Sumenep

MI/Rudi Kurniawansyah
Ilustrasi: Layang-layang tersangkut di jaringan listrik.

 

Aliran listrik di wilayah Pamekasan dan Sumenep, Madura, Jawa Timur padam akibat gangguan layang-layang  yang menyangkut di penghantar 150 kV Ujung-Bangkalan.

Senior Manager General Affairs, PT PLN UID Jawa Timur, A Rasyid Naja di Surabaya, Sabtu (10/10) mengakui beberapa wilayah di Madura mengalami pemadaman pada Sabtu pukul 14.56 WIB yang diakibatkan layang-layang pada penghantar 150kV Ujung-Bangkalan, sehingga menyebabkan Gardu Induk Sumenep, Pamekasan dan  Guluk-Guluk padam.

"Tim PLN dengan sigap melakukan evakuasi layang-layang yang menyangkut di penghantar 150 kV usai hujan reda dan kondisi dinyatakan aman," kata Rasyid.

Ia mengatakan, tepat pada pukul 17.56 WIB sistem telah kembali normal, sehingga beban puncak Madura yang mencapai 270 MW kembali dapat disuplai penuh PLN dan risiko padam lebih luas dapat dihindarkan.

"Kami laporkan bahwa dengan respons cepat Tim PLN UP3 Pamekasan, pada pukul 18.11 WIB sudah tidak ada lagi pelanggan terdampak padam," tuturnya.

Oleh karena itu, Rasyid mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan, dan berhadap tidak akan terjadi lagi ke depan.

"Kami tidak pernah bosan untuk menyampaikan dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak bermain layang - layang di sekitar jaringan listrik, sebab dapat menyebabkan gangguan pada pasokan tenaga listrik, berpotensi bahaya bagi keselamatan masyarakat dan dapat terancam hukuman pidana sesuai dengan Pasal 188 KUHP juncto pasal 408 KUHP juncto pasal 409 KUHP," katanya, mengimbau.

Sementara itu, sesuai Pasal 188 KUHP juncto pasal 408 KUHP juncto pasal 409 KUHP menyebutkan, bahwa barangsiapa karena kesalahannya menyebabkan kebakaran, ledakan atau banjir subsider menghancurkan, merusakkan sehingga aliran tenaga listrik tidak dapat digunakan dapat terancam pidana.

Sebelumnya, Sabtu (3/10) peristiwa serupa juga terjadi pada Penghantar 150kV Manisrejo-Nganjuk 1 dan 2, yang menyebabkan pemadaman listrik meluas hingga 8 Kabupaten di Jawa Timur. (Ant/OL-12)

Baca Juga

MI/Ignas Kunda

Lari Maraton Untuk Amal Akses Air Bersih

👤Ignas Kunda 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 07:52 WIB
Sebanyak 15 orang melakukan lari maraton malam hari di Nagekeo dalam rangka lari amal untuk membantu masyarakat Nagekeo yang kesulitan...
Humas Polresta Palangkaraya

Satgas Covid-19 Minta Pengunjung Wisata Patuhi Protokol Kesehatan

👤Surya Sriyanti 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 05:27 WIB
Dalam suasana libur panjang saat ini, Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya terus berjuang untuk mendisiplinkan protokol kesehatan guna...
ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nz

Lolos Uji Klinis Vaksin Covid-19 Aman

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 04:00 WIB
VAKSIN covid-19 Sinovac dipastikan aman karena tidak akan dilanjutkan ke uji klinis fase III jika ditemukan tidak aman atau menimbulkan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya