Sabtu 10 Oktober 2020, 14:35 WIB

Penyerapan Anggaran dan Bantuan Kemensos Diapreasi

Mediaindonesia.com | Nusantara
Penyerapan Anggaran dan Bantuan Kemensos Diapreasi

ANTARA/MUHAMMAD IQBAL
Menteri Sosial Juliari P Batubara (kanan) memberikan paket sembako bantuan pemerintah tahap lima kepada warga di Rawa Buntu, Banten.

 

KEMENTERIAN Sosial menjadi kementerian dengan penyerapan tertinggi di antara kementerian atau lembaga lain. Prestasi Kemensos itu pun mendapat pujian dari sejumlah pihak, salah satunya dari perkumpulan dai dan mubalig Jaringan Islam Kebangsaan (JIK).

“JIK sangat mengapresiasi capaian Kemensos. Jajaran Kemensos bersungguh-sungguh dan serius dalam bekerja sehingga program-programnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelas Koordinator Nasional JIK, Irfaan Sanoesi dalam siaran persnya, Sabtu (10/10).

Baca juga: Kemensos Kembali Luncurkan 2 Program Baru Berskala Besar

“Di tengah pendemi seperti sekarang, negara melalui Kemensos hadir dengan beragam bantuan bagi masyarakat,” sambungnya.

Ia melanjutkan bahwa Kemensos menjadi ujung tombak pemerintah dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat Indonesia di tengah pendemi. Kehadiran Kemensos bisa menjaga daya beli masyarakat kelas menengah dan bawah.

“Masyarakat secara nyata merasakan program Kemensos sejak awal kehadiran virus korona. Maka dari itu, tak kaget jika Kemensos menjadi K/L dengan penyerapan anggaran tertinggi di antara K/L lain,” terangnya.

“Kami doakan supaya Kemensos mempertahankan prestasi ini dan terus berupaya memberikan kinerja yang lebih baik lagi,” tutupnya.

Sementara itu, salah seorang warga Rugiyem (71 tahun) merasakan program nyata Kemensos. Rugiyem, seorang nenek yang berjualan kopi, mengakui bahwa virus korona memberikan dampak ekonomi baginya.

“Sebelumnya saya jualan ya kopi dan teh. Sehari dapat Rp10 ribu, tapi sejak ada korona, saya hanya mengandalkan bantuan dari tetangga," ucapnya dengan suara serak, di Kantor Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jateng.

Kesulitan ekonomi semakin nyata, sebab Rugiyem masih menghidupi satu anak, yang juga tidak bekerja selama pandemi covid-19. Bantuan paket sembako di tengah pandemi ini menjadi bukti Kemensos Hadir.

Suparmi (51), Salah satu warga lain juga menerima bantuan, mengucapkan terima kasih pada Kemensos atas bantuan sembako. Hal ini sangat berarti, karena sejak wabah Corona, dia kehilangan pekerjaan sebagai buruh cuci.

"Biasa dapat Rp300 ribu sebulan, tapi sejak korona pada takut. Paling kalau ada yang nyuruh belanja atau beli, itu juga tidak banyak. Paling sebulan dapat Rp100 ribu. Saya tetap bersyukur, terima kasih Kemensos," ungkapnya.

Tidak hanya warga Delanggu, Kemensos juga menyalurkan 1.000 paket sembako melalu Rumah Nusantara Lembaga Sosial Lintas Kultural untuk Komunitas Budaya, Komunitas Lintas Agama dan Komunitas Seni di Kabupaten Klaten.

Ketua Rumah Nusantara Lembaga Sosial Lintas Kultural, Agung Bakar mengakui, pandemi Covid-19 memberikan pengaruh yang luar biasa terhadap lini kehidupan. Khususnya pekerja seni, sebab tidak bisa lagi berkarya dan berekspresi sejak Maret lalu.

"Bantuan Kemensos sangat membantu untuk lintas budaya, terutama di Kabupaten Klaten. Saya sangat berharap, bisa bersinergi dengan Kementerian Sosial karena masalah sosial merupakan masalah besar," katanya. (Ant/A-1)

 

Baca Juga

DOK. SIPINDO

Pemprov Sumsel Rekrut Seribu Penyuluh Pertanian

👤Dwi Apriani 🕔Minggu 01 November 2020, 09:02 WIB
"Penyuluh adalah garda terdepan mengawal program utama dan mendampingi petani mencapai target produksi pertanian...
ANTARA/Noveradika

Gubernur DIY Tetapkan UMP DIY 2021 Naik 3.54%

👤Agus Utantoro, Ardi Teristi Hardi 🕔Minggu 01 November 2020, 08:26 WIB
"Kenaikan UMP DIY ini lebih tinggi dari Jateng yang naik sebesar...
Dok LOPO BELAJAR ANAK TIMOR

Anak-Anak di Pinggiran Kota Kupang Jalani Pemeriksaan Kesehatan

👤Palce Amalo 🕔Minggu 01 November 2020, 07:54 WIB
Kegiatan tersebut diikuti 25 anak dari Taman Baca Malile di kelurahan setempat dan digelar secara rutin sebagai upaya untuk mendeteksi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya