Sabtu 10 Oktober 2020, 20:38 WIB

Diterjang Banjir, Tembok Rutan Bangli Ambruk

Arnoldus Dhae | Nusantara
Diterjang Banjir, Tembok Rutan Bangli Ambruk

MI/Arnoldus Dhae

 

Hujan deras yang melanda Bali, Sabtu (10/10) mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas publik. Salah satunya adalah di Rumah Tahanan (Rutan) yang ada di Kabupaten Bangli.

Tembok pengamanan setinggi kurang lebih 8 meter yang berlokasi di sebelah barat Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli, pagi tadi ambruk sekitar pukul 09.30 WITA (10/10). Diperkirakan, ambruknya tembok pengamanan tersebut disebabkan karena cuaca ekstrem yang melanda Kota Bangli sehingga menyebabkan hujan turun secara berkepanjangan seminggu terakhir.

Hujan tersebut awalnya menyebabkan banjir di sekitaran tembok Rutan. Kemudian lantaran debit air hujan yang tidak sebanding dengan air yang keluar melalui irigasi, menyebabkan genangan yang cukup tinggi dan menggemburkan tanah sekitaran tembok. Puncaknya tadi pagi hujan disertai banjir menyebabkan tembok sepanjang 42 meter tersebut roboh.

Baca Juga: Tanggul Dua Sungai Jebol Diterjang Banjir di Klaten

Hal ini pertama kali diketahui oleh petugas piket pengamanan yang melaksanakan kontrol keliling di sekitar area Rutan. Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali I Putu Surya Dharma mengatakan, akibat kejadian tersebut, seluruh petugas disiagakan. "Pagi tadi Kepala Rutan Bangli didampingi Kepala Kepolisian Resor Bangli beserta Komandan Kodim 1626 Bangli langsung meninjau lokasi ambruknya tembok. Untungnya dalam musibah yang terjadi ini, tercatat tidak ada korban jiwa, baik itu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), petugas, maupun penduduk sekitar Rutan," ujarnya.

Menurut Surya, untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin terjadi akibat kejadian tersebut, Kepala Rutan Bangli melaksanakan beberapa tindakan-tindakan preventif. Antara lain dengan mengintruksikan untuk tetap menempatkan para Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Bangli yang ditahan untuk tetap di dalam kamar hunian
masing-masing dengan pintu dikunci. Terdapat sebanyak 290 orang WBP termasuk 2 orang bayi titipan yang dibawa oleh WBP perempuan.

Melalui cara tersebut, diharapkan dapat mengurangi lalu lintas warga binaan. Serta Kepala Rutan Bangli melakukan penguatan terhadap Petugas Pengamanan dan memerintahkan seluruh petugas untuk merapat guna memperkuat pengamanan yang berjaga agar semakin siaga dalam melaksanakan tugas, karena mengingat area terbuka akibat ambruknya tembok sangat luas segera diperbaiki hari ini juga. (OL/OL-10)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Arnas Padda

Kasus Covid-19 di Sulsel Mulai Tinggalkan Zona Merah

👤Lina Herlina 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 11:35 WIB
Kasus covid-19 di Sulawesi Selatan memang mulai membaik, karena telah meninggalkan zona merah  namun warga harus tetap mematuhi...
MI/Kristiadi

Tiga Alat Deteksi Dini Longsor Rusak, Warga Harus Siaga

👤Akhmad Safuan 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 11:12 WIB
Ada tiga alat peringatan dini untuk tanah bergerak dalam keadaan rusak, maka saat hujan datang diharapkan warga tinggal di perbukitan di...
MI/Denny Susanto

Bambu Produk HHBK yang Menjanjikan

👤Denny Susanto 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 10:31 WIB
Dinas Kehutanan Kalsel telah mengembangkan sekitar 16 jenis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) seperti berbagai jenis madu, olahan bambu (tusuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya