Sabtu 10 Oktober 2020, 19:23 WIB

Rapid Test reaktif, 30 Pendemo Diisolasi di Wisma Pademangan

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Rapid Test reaktif, 30 Pendemo Diisolasi di Wisma Pademangan

Antara/Muhammad Adimaja
Wisma atlet pademangan dijadikan tempat isolasi pendemo yang reaktif rapid test

 

BUNTUT demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja), yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, Kamis, (8/10), sebanyak 30 orang terkonfirmasi reaktif dari hasil rapid test.

Para demonstran saat ini dirawat di Wisma Karantina Pademangan dan berada di Tower 9.

"Mereka masuk pada Kamis, 8 Oktober 2020, sebanyak 12 orang, kemudian menyusul pada sore hari sebanyak 18 orang. Jadi jumlah seluruhnya 30 orang," ujar Komandan Lapangan RSDC Wisma Atlet Letkol M Arifin dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/10).

Arifin menjelaskan bahwa seluruh massa yang reaktif tidak dikirim ke Wisma Atlet Kemayoran, melainkan ke Wisma Pademangan.

Pasalnya, massa yang reaktif itu tengah menjalani isolasi di Wisma Pademangan.

Sejauh ini, Arifin menjelaskan ke-30 massa tengah menjalani swab test di Tower 9. Jika diketahui hasilnya positif, massa akan dipindahkan ke tower 8 untuk isolasi mandiri.

Baca juga : Waspadai Lonjakan Klaster Keluarga akibat Libur Akhir Oktober

Demonstran Di Rapid Test Reaktif Dikirim Ke Wisma Karantina Pademangan Bukan Ke RSDC Wisma Atlet Kemayoran

“Sejumlah 30 demonstran tersebut semua sudah dilaksanakan swab tes, saat ini posisinya di Tower 9 Wisma Karantina Pademangan, seumpama hasil swabnya positif, rencana tidak akan dikirim ke RSDC wisma Atlet, tetapi akan dipindahkan ke Tower 8 Wisma Karantina Pademangan, untuk menjalani isolasi mandiri," paparnya.

"Semoga tidak bertambah lagi”, pungkas Arifin.

Sebelumnya, ribuan massa turun ke jalan untuk melakukan aksi damai tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, yang terjadi Kamis (8/10), di seputaran DKI Jakarta.

Sementara itu, Polri secara total telah menangkap lebih dari 3 ribu orang yang terlibat dalam demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja), yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, Kamis, (8/10).

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan sampai saat ini para pendemo yang ditangkap masih akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (OL-7)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

'Positivity Rate' DKI Jakarta Turun Di Bawah 10%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 26 Oktober 2020, 19:04 WIB
'Positivity rate' Jakarta berada di angka 9,6%. Angka ini dipandang baik karena selama satu bulan sebelumnya angka 'positivity...
ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

Puncak Arus Mudik Libur Panjang Diprediksi Mulai Besok

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 26 Oktober 2020, 18:06 WIB
Istiono mengemukakan arus mudik akan mulai dipenuhi kendaraan pada area jalan tol dan arteri dari...
MI/Reza

Depok Kembali jadi Zona Merah Penularan Covid-19

👤Kisar Rajaguguk 🕔Senin 26 Oktober 2020, 17:28 WIB
Satuan Tugas Penanganan virus korona atau covid-19 menyampaikan pekan ini Kota Depok kembali ke zona merah penularan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya