Sabtu 10 Oktober 2020, 11:44 WIB

BPD Surati Bupati Sikka Agar Copot Jabatan Kades Nita

Gabriel Langga | Nusantara
BPD Surati Bupati Sikka Agar Copot Jabatan Kades Nita

Medcom.id/ Mohammad Rizal
Ilustrasi

 

BADAN Permusyawaratan Desa (BPD) Nita meminta Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo segera mencopot Kepala Desa Nita, Antonius Bertolomeus Luju dari jabatannya karena diduga berbuat asusila kepada seorang stafnya, VDW, 30 yang akhirnya hamil.

Pimpinan BPD Nita, Herman Ranu kepada mediaindonesia.com, Sabtu (10/10) mengatakan masyarakat dari tokoh adat, tokoh agama, pemuda dan tokoh perempuan telah bermusyawarah dan sepakat mendesak bupayti Sikka mencopot jabatan kepala desa Nita yang kini dijabat oleh Antonius Bartolomeus Luju karena berperilaku amoral kepada anak buahnya. 

"Semua warga yang hadir pertemuan sangat marah dan kecewa atas perilaku amoral yang dilakukan Kades Nita itu," ungkap Herman Ranu.

baca juga:Cegah Kekeringan, Solo Peduli Hibahkan Bantuan Sumur Artesis

Pihaknya telah berkirim surat kepada bupati Sikka dan berharap bisa bertemu langsung dengan bupati untuk membahas masalah Kades Nita dan sanksi hukuman berupa pemberhentian jabatan sebagai kades. Dan bupati harus menunjuk kepala desa baru agar pemerintahan desa tetap berjalan. Kasus tersebut terungkap saat keluarga VDW mengadu ke BPD dan meminta agar kades ikut bertanggungjawab. BPD sudah mengundang Kades Nita untuk klarifikasi namun yang bersangkutan tidak datang. (OL-3)
 

Baca Juga

Dok. Polri

Arus Mudik Landai, Kakorlantas: Masyarakat Makin Sadar Kesehatan

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 00:40 WIB
Ia melihat kondisi arus mudik libur panjang yang menuju Jawa Tengah hingga malam hari terpantau landai. Belum ada peningkatan volume arus...
Antara

Peternak Merugi Ratusan Ekor Babi Mati Mendadak di Lembor

👤John Lewar 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 23:50 WIB
PETERNAK babi di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat  di Nusa Tenggara Timur (NTT), resah karena kematian mendadak hewan...
Dok MI

Waktu Tunggu Ekspor dari Belawan Dipangkas Lebih Cepat Dua Hari

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 23:40 WIB
"Waktu tunggu atau dwelling time harus cepat dan biaya harus murah agar produk kita makin memiliki berdaya saing ," kata...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya