Sabtu 10 Oktober 2020, 11:20 WIB

Cegah Ponalakan, Cianjur Sediakan Makam Khusus Pasien Korona

Benny Bastiandy | Nusantara
Cegah Ponalakan, Cianjur Sediakan Makam Khusus Pasien Korona

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
Pemakaman pasien covid-19 dengan protokol covid-19

 

KAMPUNG Cikareo di Desa/Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, jadi lokasi pemakaman jenazah pasien covid-19. Di lokasi ini tersedia lahan lebih kurang 2 hektare.Kapolsek Sukaresmi Ajun Komisaris Irwan Alexander menuturkan lokasi lahan yang disediakan Pemkab Cianjur itu cukup jauh dari permukiman warga. Sehingga keberadaannya dinilai cukup representatif untuk memakamkan pasien covid-19 apabila di tempat tinggalnya ditolak warga setempat.

"Sejauh ini tidak ada masyarakat yang protes tersedianya lahan pemakaman di sini," kata Irwan kepada wartawan, Sabtu (10/10).

Sejauh ini sudah ada 4 jenazah terduga pasien covid-19 yang dimakamkan di tempat itu. Teranyar, pasien dari Kecamatan Ciranjang yang kabarnya
mendapatkan penolakan warga saat akan dimakamkan di tempat pemakaman umum di sekitar tempat tinggalnya.

"Jenazah yang dimakamkan di sini semuanya dari luar Kecamatan Sukaresmi," ungkapnya.

Prosesi pemakaman setiap jenazah memerhatikan betul protokol kesehatan. Pemkab Cianjur juga menyiapkan petugas khusus untuk memakamkan jenazah.

"Petugas selalu dilengkapi APD (alat pelindung diri)," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, menolak pemakaman jenazah seorang pasien diduga terinfeksi covid-19, Jumat (9/10). Warga keberatan karena mereka khawatir akan terpapar virus korona.

Berdasarkan informasi jenazah pasien terduga covid-19 itu berinisial YN, 50. Almarhumah dirawat di RS Dokter Hafiz Cianjur karena sakit. Saat dalam perawatan di rumah sakit, almarhumah sempat dites cepat (rapid test). Hasilnya diketahui reaktif. Dilakukan pemeriksaaan tes usap (swab) sebagai tindak lanjut hasil tes cepat.

baca juga: Kasus Covid-19 di Klaten, Pasien Positif Bertambah 7 Orang

Namun sebelum tes usap keluar, pasien meninggal dunia pada Kamis (8/10) sekitar pukul 23.00 WIB di RS Dokter Hafiz Cianjur. Tim dari RSDH Cianjur pun mengantarkan jenazah almarhumah ke tempat tinggalnya untuk dimakamkan dengan mengikuti protokol kesehatan. Warga di tiga kampung di Desa Mekargalih menolaknya.

Akhirnya, jenazah pasien dibawa kembali ke RS Dokter Hafiz. Atas kesepakatan pihak keluarga, jenazah almarhumah dimakamkan di lahan pemakaman yang disediakan Pemkab Cianjur di Kecamatan Sukaresmi. (OL-3)

Baca Juga

MI/Kristiadi

Sungai Cikaso dan Ciputrahaji Meluap dan Merendam Ratusan Rumah

👤Kristiadi 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 13:51 WIB
Hujan deras semalaman menimbulkan aliran Sungai Ciputrahaji dan Sungai Cikaso meluap dengan ketinggian air mencapai 1,5...
MI/Rendy Ferdiansyah

Terumbu Karang Berbentuk Mirip Virus Korona Ditenggelamkan

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 13:12 WIB
Memperingati hari Sumpah Pemuda, Gubernur Babel dan KNPI setempat menenggelamkan 92 terumbu karang buatan berbentuk mirip virus korona ke...
MI/Rudi Kurniawansyah

BNNP Riau Gagalkan Penyelundupan Sabu 19 Kg

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 13:02 WIB
Badan Narkotika Nasional Provinsi  Riau berhasil menggagalkan peredaran sebanyak 19 kilogram  sabu-sabu dan 10 ribu butir...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya