Sabtu 10 Oktober 2020, 10:58 WIB

Doni Monardo Ingatkan Bahaya Langgar Protokol Kesehatan

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Doni Monardo Ingatkan Bahaya Langgar Protokol Kesehatan

ANTARA FOTO/Rony Muharrman
Demonstran berkerumun dan ada yang tanpa memakai masker di depan kantor DPRD Riau di Pekanbaru, Jumat (9/10/2020)

 

KETUA Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo menyatakan prihatin dengan situasi demo yang terjadi di beberapa kota besar, termasuk Ibu Kota DKI Jakarta, di tengah wabah covid-19. Menurutnya, mereka yang mengabaikan protokol kesehatan dan sebabkan korban jiwa akan diminta pertanggungjawaban di dunia dan akhirat.

"Ingat, mereka yang mengabaikan protokol kesehatan sehingga menimbulkan korban jiwa bukan hanya dimintai pertanggungjawaban di dunia, tetapi juga di akhirat," kata Doni dalam keterangannya Sabtu (10/10).

Dalam bincang-bincang khusus Media Bertanya, Doni Monardo Menjawab di Media Center Satgas Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada Jumat (9/10) sore, perwira tinggi TNI AD bintang tiga yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan data dari beberapa kepolisian daerah yang melakukan pemeriksaan rapid test terhadap pendemo ditemukan ada yang reaktif.

Selain itu, lanjut Doni Monardo, ada juga kepolisian daerah yang melakukan pemeriksaan dengan swab antigen hasilnya positif Covid-19. Namun ia tidak menyebutkan angka pasti pendemo yang terpapar virus korona.

"Ini harus disampaikan pada publik agar menghindari aktivitas berkerumun, hindari yang menyebabkan mengancam keselamatan diri sendiri, apalagi orang lain," sebut Doni

baca juga: Sosialisasi Protokol Kesehatan Wajib Jadi Program Prioritas Daerah

Doni Monardo menekankan orang yang berbahaya bukan pasien Covid-19 yang sudah sembuh, melainkan orang positif yang belum melakukan pemeriksaan atau yang biasa disebut orang tanpa gejala (OTG). Begitu tiba di rumah usai aktivitas di luar, termasuk demo, tanpa sengaja OTG ini dapat menulari keluarga terdekat lain. Terutama orangtua yang memiliki penyakit penyerta (komorbid). Kaum lansia dan komorbid sangat rentan tertular virus korona.

Doni Monardo yang baru saja melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi, Papua, dan Bali  berpesan agar seluruh komponen masyarakat dan keluarga bisa saling menguatkan dan mengajak orang lain disiplin menjalankan protokol kesehatan. (OL-3)
 

Baca Juga

dok.medcom

Vaksin Sinovac untuk Covid-19 Masuki Tahap Uji Klinis Fase 3

👤Andhika prasetyo 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 14:35 WIB
GURU Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Prof. Cissu Rachiana Sudjana menjamin keamanan Vaksin Sinovac untuk Covid-19 yang...
Antara/Septianda Perdana

Muslimat NU Diminta Respons Kebutuhan Dakwah Milenial

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 14:24 WIB
Menteri Agama berharap Muslimat NU terus melakukan penerjemahan atas kebutuhan dakwah dan pendidikan agama di tengah kaum...
AFP/Vincenzo Pinto

Vaksin Covid-19, Pakar: Kalau tak Aman, Uji Dihentikan Sejak Awal

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 12:59 WIB
Guru Besar Fak Kedokteran Unpad Cissy mengatakan apabila vaksin Sinovac ditemukan tidak aman atau menimbulkan efek samping berbahaya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya