Sabtu 10 Oktober 2020, 05:10 WIB

Kementan Tingkatkan Kualitas SDM Pertanian

(Iam/Ant/E-1) | Ekonomi
Kementan Tingkatkan Kualitas SDM Pertanian

ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/aww.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

 

KEMENTERIAN Pertanian terus meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pertanian.

Salah satunya ialah membuka kesempatan bagi lulusan SMU dan sederajat untuk melanjutkan pendidikan mereka di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan)
dan Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia (PEPI).

Pada tahun ini, pendidikan vokasi Kementan menerima 1.258 mahasiswa baru yang terdiri dari 155 mahasiswa Polbangtan Medan, 224 mahasiswa Polbangtan Bogor, 245 mahasiswa Polbantan Yogyakarta Magelang, 196 mahasiwa Polbangtan Malang, 261 mahasiswa Polbangtan Gowa, 105 mahasiswa Polbangtan Manokwari, dan 72 mahasiswa PEPI.

“Indonesia adalah negara agraris dengan sumber daya alam melimpah mulai pantai hingga baik dataran rendah maupun dataran tinggi yang bisa menjadi resource dan dimanfaatkan
anak bangsa, khususnya generasi milenial yang memiliki pengetahuan serta kemampuan untuk mengolah sumber daya alam tersebut,” kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat Pembukaan Masa Bimbingan Dasar Mahasiswa Polbangtan, kemarin.

Mentan Syahrul juga memberikan kunci keberhasilan yang bisa diikuti para mahasiswa. “Ada lima kunci keberhasilan yang bisa kalian ikuti. Pertama, fokus belajar yang baik di
Polbangtan agar terampil dan menjadi petani milenial dan wirausaha andal di bidang pertanian,” ujar SYL.

Kedua, memiliki cita-cita, impian, harapan, dan visi untuk mencapainya. Ketiga, ialah kejujuran. Keempat, tingkatan kepedulian terhadap sesama serta berlaku sesuai dengan budaya
dan etika yang berlaku.

“Dan kelima yakni disiplin, jangan sia-siakan kesempatan ini,” tandasnya.

Syahrul mengatakan kehadiran SDM unggul sangat dibutuhkan di sektor pertanian. Hal itu disebabkan sektor pertanian menjadi hal yang paling fundamental di setiap daerah.

“Pertanian sesuatu yang pasti dibutuhkan siapa saja dan kemajuan sebuah negara. Tidak ada kemajuan sebuah negara atau daerah tanpa hadirnya pertanian. Oleh karena
itu, suasana apa pun pertanian dibutuhkan,” pungkasnya.

Sebelumnya Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan menyebut SDM pertanian memberi kontribusi terhadap peningkatan produktivitas paling besar, yakni 50%, selain inovasi teknologi dan kebijakan.

Oleh karena itu, Kementan serius ingin membangun SDM pertanian termasuk di luar kawasan food estate. (Iam/Ant/E-1

Baca Juga

MI/Ramdani

Indonesia Berpotensi jadi Pusat Produsen Halal Dunia tapi...

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 14:55 WIB
INDONESIA berpeluang menjadi pusat produsen halal dunia, tapi butuh kerja keras dan kerja sama semua sekor. Baik pemerintah, swasta, BUMN...
Antara/Dedhez Anggara

Bank Dunia Kucurkan US$1 Juta untuk Sektor Perikanan RI

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 13:28 WIB
Pembiayaan itu bertujuan mendukung investasi berkelanjutan di sektor perikanan Indonesia. Serta, meningkatkan kesejahteraan warga yang...
MI/Bagus Suryo

Ekonomi di Ambang Resesi, Rencana Kenaikan Cukai Terus Berlanjut

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 13:02 WIB
Kenaikan cukai rokok yang sangat tinggi, yaitu rata-rata 23% dibarengi dengan kenaikan Harga Jual Eceran sebesar 35% bisa berdampak pada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya