Sabtu 10 Oktober 2020, 03:55 WIB

Erwin Aksa Ikut Berpesta di Makassar

(LN/DY/N-3) | Nusantara
Erwin Aksa Ikut Berpesta di Makassar

Istimewa/Lina Herlina
Tim Appi Rahmah, Sebut Erwin Aksa Usir Eep dan Polmark dari Makassar:

 

PILKADA Kota Makassar pada 2018 lalu berlangsung sangat menarik. Petahana Mohammad Ramdhan Danny Pomanto tersandung lewat keputusan Mahkamah Agung.

Satu-satunya calon, Munafri Arifuddin yang berpasangan dengan Andi Rachmatika Dewi harus melawan kotak kosong.

Ternyata, rakyat tidak berpihak. Pasangan ini juga terjungkal sehingga Pemerintah Kota Makassar harus dipimpin penjabat wali kota selama dua tahun terakhir.

Tahun ini, Munafri dan Danny kembali maju. Munafri merangkul Abdul Rahman Bando. Sementara itu, Danny bersama Fatmawati Rusdi.

Mereka akan berkontestansi bersama dua pasangan lainnya, yakni Syamsu Rizal-Fadli Ananda, dan Irman Yasin Limpo-Andi Muh Zunnun Nurdin.

Pilkada kali ini juga tidak kalah menarik. Ada nama-nama besar di sejumlah pasangan calon itu.

Munafri, misalnya, didukung Erwin Aksa, pengusaha besar, keponakan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Erwin didapuk sebagai ketua tim pemenangan.

Nama besar lainnya ialah Ilham Arief Sirajuddin, mantan Wali Kota Makassar dua periode. Ia menjadi ketua tim pemenangan untuk Syamsu-Fadli.

Sementara itu, Danny-Fatmawati disokong Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Irwan, dan Irman-Andi diperkuat Patabai Pabokori, mantan Bupati Bulukumba.

“Persaingan di Makassar bukan sekadar antarpasangan calon, melainkan sudah soal pertarungan dan gengsi ketua tim pemenangan,” kata akademisi Universitas
Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Aji Andika, kemarin.

Di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, satu-satunya perempuan tampil dalam persaingan. Ia ialah Mila Karmila yang maju bersama Zainal Arifin sebagai wakilnya.

“Pasangan ini memiliki basis massa pendukung yang kuat. Kami juga optimistis karena Mila-Zainal juga memiliki visi dan misi berpihak kepada masyarakat,”
ujar ketua tim pemenangan mereka, Agus Rismalin Noor.

Kemarin, pasangan yang maju lewat jalur independen ini mendapat dukungan dari perwakilan masyarakat Dayak dari Desa Emil Baru, Kecamatan Mantewe.

“Kami berjanji akan memperjuangkan kepastian hukum wilayah hutan adat,” janji Mila. (LN/DY/N-3)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.

Pascapelonggaran, Ekonomi Mulai Pulih

👤DESPIAN NURHIDAYAT 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 04:05 WIB
OPTIMISME masyarakat akibat pandemi covid-19 disebut mulai...
MI/Supardji Rasban

Tiga Pelaku Pembobolan 16 Minimarket di Brebes Dibekuk

👤Supardji Rasban 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 02:25 WIB
KEPOLISIAN Resor (Polres) Brebes Jawa Tengah membekuk tiga pelaku spesialis pembobolan minimarket di sejumlaah lokasi di Kabupaten/Kota di...
Antara

Langgar Prokes, Dua THM di Capital Building Ditutup

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 02:05 WIB
SATGAS Penanganan Covid-19 Mebidang menutup sementara dua tempat hiburan malam (THM) yang berada di Capital Building di Kota Medan karena...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya