Jumat 09 Oktober 2020, 18:54 WIB

Wapres Dorong Pengusaha NU Dalami Tren Industri Halal

mediaindonesia.com | Ekonomi
Wapres Dorong Pengusaha NU Dalami Tren Industri Halal

MI/Adam Dwi
Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

 

WAKIL Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meminta para pelaku usaha nahdliyin mulai mendalami peluang industri halal yang saat ini menjadi tren global. Peluang ini kata Ma'ruf, bisa ditangkap pelaku usaha nahdliyin di berbagai sektor mulai dari keuangan, jasa, makanan, kosmetik, medis maupun lainnya.

Hal itu disampaikan Wapres dalam forum High Level Seminar Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN), Jumat (9/10). Seminar tersebut dilaksanakan dalam rangka peringatan hari lahir Himpunan Pengusaha Nahdliyin ke-9 bertemakan “Arus Baru Ekonomi Indonesia dan Peran Serta Pengusaha Nahdliyin dalam Revitalisasi Ekonomi Nasional”.

"HPN perlu juga mulai menangkap tren dunia terkait Global Halal industry, apakah dalam bentuk Halal Finance melalui Syariah Finance & Business, Halal Tourism, Food, cosmetics, pharmaceutical, atau produk gunaan lainnya hingga Media," ujar Ma'ruf.

Alasan perlunya pengusaha nahdliyin melirik peluang industri halal dunia, kata Ma'ruf, untuk mengejar ketertinggalan Indonesia. Sebab, sebagai negara dengan jumah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia masih harus mengejar beberapa negara seperti Malaysia yang telah lebih dahulu secara serius menggarap industri halal.

Karena itu, ia mendukung himpunan pengusaha nahdliyin yang sudah mulai menggarap startup business, Indonesia Halal Startup Business Angle investor Network (IHSAN) bersama-sama dengan pengusaha muslim di Amerika Serikat.

"Ini akan menggalang potensi investasi pengusaha muslim dari seluruh dunia. Ini adalah langkah nyata yang membanggakan dan butuh istiqamah untuk diperjuangkan," ungkapnya.

Ia kembali mengingatkan, lahirnya Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) dimaksudkan sebagai muharrik atau penggerak para pengusaha Nahdliyin.

Teladan yang sama pernah ditunjukkan oleh Hasyim Asy’ary dan KH Wahab Hasbullah yang pada tahun 1918 dengan menggalang para saudagar dan pedagang hasil pertanian di sepanjang jalur perdagangan Kediri, Jombang, Mojokerto, Sidoarjo, dan Surabaya.

Ma'ruf mengatakan, sejarah mencatat, Nahdlatut Tujjar adalah salah satu anak tangga bagi kebangkitan ulama melalui Nahdlatul Ulama.

"Spirit Nahdlatut Tujjar harus dihadirkan pula dengan sungguh-sungguh, khususnya bagi HPN untuk menghadapi masa sulit akibat pandemi Covid-19 maupun tantangan kompetisi global," katanya. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA/Muhammad Iqbal

Rekor, Penumpang Pesawat di 19 Bandara Capai 110 Ribu

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 18:10 WIB
Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, jumlah penumpang pada Kamis (28/10) mencapai 64.021 orang dengan 644...
Antara/FB Anggoro

PLN Tawarkan Suplai Listrik di WK Rokan, Pertamina Sambut Baik

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 17:09 WIB
Saat ini, Pertamina tengah menunggu proposal lanjutan dari PLN. Setelah diambil alih Pertamina dari CPI, Wilayah Kerja Rokan diharapkan...
Antara

Kemenperin Akselerasi Pemerataan Pembangunan Industri Nasional

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 16:39 WIB
Pembangunan industri tidak hanya dilakukan melalui pendekatan sektoral yang diwujudkan melalui penguatan struktur industri dan berdaya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya