Jumat 09 Oktober 2020, 17:56 WIB

DKI Kaji Lakukan Tes Massal Covid-19 di Kampus-Kampus

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
DKI Kaji Lakukan Tes Massal Covid-19 di Kampus-Kampus

medcom
Ilustrasi

 

PEMPROV DKI Jakarta mengkaji untuk melakukan tes massal covid-19 serta tracing kepada para pendemo termasuk di kampus-kampus.

Hal itu disebabkan sebagian besar peserta unjuk rasa menentang Omnibus Law yang berlangsung kemarin adalah mahasiswa.

Upaya ini juga sebagai langkah tindak lanjut ditemukan 14 peserta demo yang reaktif setelah dites cepat atau rapid test. Total ada 1.105 peserta demo yang sudah mengikuti rapid test dari total 1.192 orang.

Baca juga : Polda Metro Amankan 1.192 Orang Saat Demo Tolak Omnibus Law

"Nanti kita lihat, sejauh mana. Nanti kita identifikasi dulu 14 dari kampus mana atau sekolah mana. Nanti tugas Dinas Kesehatan untuk melakukan contact tracing. Itu kan baru rapid, nanti diteruskan swab. Tahapannya begitu," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza di Balai Kota, Jumat (9/10).

Sementara itu, sejauh ini rapid test baru dilakukan oleh pihak Polda Metro Jaya yang berwenang mengamankan para pendemo yang berbuat rusuh.

"Justru itu, kalau nanti ada kan, memang kita lakukan tracing. Alhamdulilah, dari Polda juga dari tadi malam, terus melakukan testing terhadap 1.105 itu sudah dilakukan testing semua. Jadi, kami terima kasih kepada Polda Metro yang sudah melaksanakan tugas dengan baik," imbuhnya.(OL-2)

 

Baca Juga

Dok MI

Hari Ini Kasus Positif di Jakarta Tembus 1000 Pasien

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 20:15 WIB
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 12.934 (orang yang masih dirawat /...
dok.mi

Halangi Aliran Kali Sunter, Dua Tempat Pemancingan Dibongkar

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 18:05 WIB
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur membongkar dua tempat pemancingan. Sebab dianggap menghambat aliran Kali Sunter untuk...
Antara

DPRD DKI Rapat di Puncak, Fitra: Melanggar PP 12/2018

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 17:27 WIB
“Pembahasan di luar kota jelas indikasi pelanggaran PP No 12/2018 ya itu di pasal 91. Itu jelas melanggar PP tersebut,” katanya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya