Jumat 09 Oktober 2020, 16:40 WIB

New Normal Travel Fair Digelar untuk Gairahkan Industri Pariwisata

Mediaindonesia.com | Humaniora
New Normal Travel Fair Digelar untuk Gairahkan Industri Pariwisata

Dok. Pribadi
New Normal Travel Fair 2020 yang berlangsung secara virtual.

 

KEGIATAN pameran yang berlangsung secara virtual menjadi solusi bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi covid-19. Teknologi 3D dimanfaatkan guna membuat detail produk semakin jelas dilihat oleh para peserta.

Dimi, Founder Fairtual menjelaskan, pihaknya menggelar New Normal Travel Fair 2020 yang berlangsung secara virtual. Menurut dia, pameran itu digagas agar sektor pariwisata, khususnya di bidang meeting, incentive, conference dan exhibition (MICE) dapat bergerak kembali.

Baca juga: Kemenpar Promosikan Sport Tourism Indonesia di Selandia Baru

"New Normal Travel Fair 2020 ini adalah event pertama kami di sektor industri pariwisata untuk membantu mempromosikan serta menyelenggarkan event virtual agar exhibitor dan visitor dapat merasakan sebuah pengalaman baru," kata Dimi dalam keterangan, Jumat (9/10/2020).

Acara virtual yang akan diselenggarakan pada 7-15 November itu menjadi yang pertama dan terbesar di Indonesia serta berskala internasional. Kegiatan akan diikuti oleh beberapa pelaku industri pariwisata, travel agent, perhotelan, dan UKM.

"Ajang ini didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Hingga saat ini 10 pelaku pariwisata terbesar di Indonesia menyatakan kesediaannya turut serta dalam New Normal Travel Fair 2020," imbuh dia.

CMO Fairtual, Emerson menambahkan, New Normal Travel Fair 2020 menghadirkan transformasi digital yang lebih hidup. Berbagai aktivitas dapat dilakukan mulai dari bertransaksi secara virtual dan berinteraksi dengan customer service secara virtual di setiap booth.

"Pengunjung juga dapat berkeliling ke seluruh areal hall virtual. Semuanya dapat dilakukan melalui handphone di mana saja dan kapan saja tanpa harus membuang uang, waktu dan tenaga. Itulah inovasi kami dalam hal virtual MICE," terang dia.

Baca juga: Kemenpar Pasrahkan Bantuan Covid-19 ke Polresta Tasikmalaya

Emerson melanjutkan, pada rangkaian acara yang digelar selama sembilan hari itu turut mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama secara tele konferensi dan dimeriahkan oleh band pembuka serta narasumber terkemuka.

"Untuk harga tiket kami tidak membebankan alias gratis. Target kami adalah pengunjung sebanyak-banyaknya. Kami menargetkan 100 ribu platform downloader agar dapat merasakan pengalaman baru dalam hal pameran bernuansa 3D," tandasnya. (RO/A-3)

Baca Juga

Antara

Jokowi Minta Harga Vaksin Mandiri Terjangkau

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 19:54 WIB
Pemerintah berupaya bergerak cepat untuk melakukan penanganan pandemi Covid-19 dengan pengadaan...
DOK UGM

GeNose C19 Masuk Tahap Uji Diagnostik

👤Agus Utantoro 🕔Senin 26 Oktober 2020, 19:29 WIB
Usai menjalani uji diagnostik, GeNose C19 akan masuk tahap produksi yang dijadwalkan pada akhir...
Dok MI

Bapeten Gandeng UI Gelar Seminar Keamanan dan Keselamatan Nuklir

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Senin 26 Oktober 2020, 18:10 WIB
Pemanfaatan tenaga nuklir harus memenuhi tingkat keselamatan dan keamanan serta sefeguard sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya