Jumat 09 Oktober 2020, 13:45 WIB

Usai Demonstrasi, Serikat Buruh Akan Gugat UU Cipta Kerja ke MK

M. Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum
Usai Demonstrasi, Serikat Buruh Akan Gugat UU Cipta Kerja ke MK

Antara
Aksi penolakan atas pengesahan RUU Cipta Kerja

 

KONFEDERASI Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama 32 federasi seritak pekerja lainnya akan mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang sudah disahkan anggota legislatif.

"Langkah lebih lanjut yang akan diambil secara konstitusional antara lain membuat gugatan melalui jalur hukum untuk membatalkan omnibus law UU Cipta Kerja," kata Presiden KSPI Said Iqbal, Jumat (9/10).

Saat ini bola panas UU Cipta Kerja ada di Presiden Joko Widodo sebagai pemerintah. Dalam 30 hari ke depan ditandatangani atau tidak UU kontroversial tersebut akan berlaku di masyarakat.

"Ini sebagai bentuk gerakan aksi secara konstitusional, serta melakukan kampanye kepada masyarakat nasional maupun internasional tentang alasan mengapa buruh menolak omnibus law khususnya klaster ketenagakerjaan," jelasnya.

Sebelumnya, serikat pekerja melakukan mogok nasional selama 3 hari yang dilakukan telah berakhir tanggal 8 Oktober 2020.

Setelah melakukan parlemen jalanan kini serikat buruh menuju jalur konstitusional mengajukan judicial review.

"Untuk langkah selanjutnya, yang akan diambil para serikat buruh akan diumumkan secara resmi dalam konferensi pers di hari Senin, tanggal 12 Oktober 2020 jam 11.00 WIB di Jakarta," jelasnya. (OL-4)

Baca Juga

Antara

Pemerintah Klaim Proses Penyusunan UU Cipta Kerja Sudah Transparan

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 23:30 WIB
"Dari naskah akademik itulah disusun pasal demi pasal, sehingga setiap pasalnya sudah disusun berdasarkan kajian,"...
Antara

Istana: Pemerintah Seimbangkan Demokrasi dan Stabilitas

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 22:37 WIB
Moeldoko mengatakan tidak mudah bagi pemerintah menempatkan keseimbangan yang dinamis antara demokrasi dan...
Ilustrasi

Paslon di Pilkada 2020 Diminta Maksimalkan Debat Publlik

👤Indriyani Astuti 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 22:04 WIB
Titi menuturkan, pandemi membuat masyarakat cenderung kekurangan informasi terhadap program, visi, misi dari para...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya