Jumat 09 Oktober 2020, 09:23 WIB

Aset Sitaan PT Jiwasraya Bertambah

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Aset Sitaan PT Jiwasraya Bertambah

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Terdakwa kasus korupsi pengelolaan investasi saham reksadana PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim menjalani sidang di PN Jakpus.

 

KEJAKSAAN Agung belum berhenti mengumpulkan aset para tersangka kasus korupsi di PT Jiwasraya. Korps Adhiyaksa menemukan tambahan aset sitaan sehingga akan menambah nilai total keseluruhan sitaan dari perkara ini yang sudah mencapai Rp18,4 triliun.

"Ada (tambahan sitaan aset dalam kasus korupsi PT Jiwasraya), yang menyitanya penuntut umum, tanya pak Direktur Penuntutan jadi ditemukan fakta persidangan ada harta lagi," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Ali Mukartono di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (8/10) malam.

Menurut dia, nilai barang sitaan baru yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi PT Jiwasraya masih dalam proses kalkulasi. Dengan begitu total keseluruhan aset yang telah disita semakin bertambah dari sebelumnya Rp18,4 triliun. Ali menjelaskan, total nilai sitaan dalam dakwaan pertama para tersangka kasus ini Rp18,4 triliun merupakan hasil dari perkiraan. Sementara temuan baru oleh jaksa penuntut belum termasuk didalamnya.

"Ya logikanya begitu (total nilai sitaan akan bertambah) karena laporan Direktur Penuntutan bahwa ada barang-barang yang disita itu dikabulkan hakim, barangnya apa tanya Dirtut," pungkasnya.

baca juga: 13 Korporasi Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Jiwasraya

Kejagung telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah Benny Tjokrosaputro (Komisaris PT Hanson International), Heru Hidayat (Komisaris Utama PT Trada Alam Minera), Joko Hartono Tirto (Direktur PT Maxima Integra), Hendrisman Rahim (mantan Direktur Utama PT AJS), Hary Prasetyo (mantan Direktur Keuangan PT AJS), Syahmirwan (mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT AJS), dan Fakhri Hilmi (Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A OJK).

Selain tersangka perseorangan, Kejagung juga menetapkan 13 perusahaan manajer investasi sebagai tersangka. Akibat skandal korupsi tersebut, kerugian yang dialami Jiwasraya mencapai Rp16,8 triliun. (OL-3)
 

Baca Juga

Medcom.id

KPK Tangkap Kolega Eks Sekretaris MA

👤Tri/P-5 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 04:14 WIB
Pihaknya menangkap Hiendra di sebuah apartemen yang terletak di Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan. Apartemen itu, kata Lili,...
Medcom.id

Bawaslu Koreksi 2 Juta Pemilih di Pilkada 2020

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 04:07 WIB
Bawaslu melihat masih ada permasalahan ketatanegaraan dan administrasi kependudukan yang menghambat seluruh masyarakat, terutama kelompok...
DOK KPI

Digitalisasi Penyiaran Cegah Ancaman Ketahanan Nasional

👤Ifa/S3-25 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 03:58 WIB
Banyak keuntungan digital teresterial televisi ini. Karena itu, hal ini harus segera dijalankan dan kami sudah lama mendorong hal ini agar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya