Jumat 09 Oktober 2020, 04:16 WIB

Food Estate Antisipasi Krisis Pangan

Surya Sriyanti | Politik dan Hukum
Food Estate Antisipasi Krisis Pangan

Kementan/Kemenhan/Kementerian PU-Pera/Riset MI-NRC
Pengembangan Food Esatte di Kalteng

 

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan pentingnya modernisasi peralatan pertanian untuk menunjang kecepatan penanganan di lumbung-lumbung pangan.

“Hamparan lahan food estate sangat luas. Tahun 2020 ini ada 30.000 hektare di dua kabupaten, seperti di Kapuas 20.000 hektare dan di Pulang Pisau 10.000 hektare, yang akan ditanami padi,” kata Jokowi seusai meninjau food estate atau model pengembangan lahan pangan terintegrasi di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, kemarin.

“Perlu kecepatan menangani lahan itu dengan didukung peralatan modern seperti yang saat ini dipakai, yaitu traktor untuk membajak sawah seluas 2 hektare per hari dan drone untuk menabur pupuk,” tambahnya.

Menurut Jokowi, selain ditanami padi, di sisi sawah juga akan ditanami jeruk, bawang merah, dan kelapa. Selain itu, karena airnya melimpah, akan dimulai juga budi daya ikan keramba.

“Ini akan meningkatkan pendapatan petani. Jika hasilnya bagus maka akan dicontoh untuk dilakukan di tempat lain. Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas ini subur serta airnya melimpah, sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan menjadi produktif,” tandasnya.

Jika berhasil, model bisnis food estate di Kalimantan Tengah ini akan diadaptasi untuk pengembangan lumbung pangan di lokasi-lokasi lain.

Setiap lokasi baru akan langsung mengadaptasi konsep tersebut di atas lahan seluas 1.000 hektare.

Seusai meninjau kawasan pengembangan ketahanan pangan, Presiden Jokowi lalu menemui para pelaku usaha mikro di wilayah tersebut. Dalam acara itu, Jokowi menyalurkan Banpres Produktif Usaha Mikro senilai Rp2,4 juta.

“Saya minta semuanya tetap semangat bekerja, jangan sampai kendur, jangan menyerah, dan jangan sampai usahanya tutup. Apabila vaksin sudah diberikan, kondisinya perla han akan menuju normal kem bali, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi,” kata Jokowi.

Antisipasi krisis

Di tengah pandemi, ketika industri lain mengalami pelemahan, sektor pertanian justru menunjukkan kinerja signifikan.

Pada kuartal II 2020, sektor pertanian bertumbuh 16,24% dari kuartal sebelumnya. Jika dilihat secara tahunan, industri tersebut juga mengalami eskalasi 2,19%. Atas dasar itulah pemerintah terus mendorong peran pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Presiden Jokowi sudah meng- instruksikan seluruh menteri terkait untuk mempercepat implementasi program lumbung pangan atau food estate. Saat ini, pemerintah sudah menyiapkan lahan di Pulang Pisau dan Kapuas.

Lahan seluas 30.000 hektare itu akan disulap sebagai areal polikultur atau pertanaman campuran. Artinya, masyarakat setempat tidak hanya akan menanam padi, tetapi juga komoditas-komoditas unggulan lain yang cocok ditanam di lahan tersebut.

Tujuan realisasi pengembangan food estate juga untuk mengantisipasi potensi terjadinya krisis pangan akibat pandemi covid-19, seperti yang diperingatkan oleh Badan PBB untuk Makanan dan Pertanian (Food and Agricultural Organization/FAO) pada awal tahun ini.

Pemerintah pun memiliki rencana untuk memperluas pembangunan lahan pangan terintegrasi hingga ke Papua, Nusa Tenggara Timur, dan
Sumatra Selatan. (Pra/Ins/Ant/X-11)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

Sidang Perdana Nurhadi Digelar Hari Ini

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 06:10 WIB
Nurhadi akan diadili bersama menantunya, Rezky Herbiono. Sidang perdana ini akan menguak unsur suap dan gratifikasi hasil penyidikan...
Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas

Relawan Jokowi Dorong Reshuffle Kabinet

👤Abdillah Muhammad Marzuqi 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 05:33 WIB
Jika Jokowi kukuh mempertahankan sejumlah menteri yang berkinerja buruk, hal itu akan membuat citra mantan Wali Kota Solo itu...
ANTARA

KPK masih Telaah Kasus TPPU Nurhadi

👤Ant/P-5 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 05:25 WIB
Sebelumnya terkait dengan dugaan TPPU Nurhadi, KPK juga telah menyita beberapa aset seperti lahan kelapa sawit di Padang Lawas, Sumatra...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya