Kamis 08 Oktober 2020, 19:46 WIB

Kabar Vaksin Covid-19 Tumbuhkan Optimisme Pasar Modal

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kabar Vaksin Covid-19 Tumbuhkan Optimisme Pasar Modal

AFP/ MLADEN ANTONOV
Pada tahap pertama diperkirakan datang sebanyak 3 juta vaksin Covid-19 yang ditargetkan akan dikirim ke Indonesia.

 

PEMERINTAH  Indonesia dikabarkan akan segera mendatangkan vaksin Covid-19 dalam waktu dekat. Saat ini pemerintah sedang melakukan pengecekan terhadap vaksin tersebut di Tiongkok.

Pada tahap pertama diperkirakan datang sebanyak 3 juta vaksin yang ditargetkan akan dikirim ke Indonesia mulai bulan November 2020.

Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Patria Sjahrir menyampaikan bahwa kabar mengenai vaksin Covid-19 yang akan segera diedarkan harus ditanggapi dengan optimisme. Hal tersebut disampaikan dalam sebuah webinar bertema “Investment Optimism Post COVID-19 Vaccine” yang diselenggarakan oleh Aldiracita Sekuritas Indonesia (Aldira) dan STAR Asset Management (STAR AM), Rabu (7/10).

“Dari informasi yang saya dapat, sejujurnya kita punya banyak alasan untuk lebih optimis, karena (vaksin) yang diuji di Amerika dan di China prosesnya cukup positif,” ujar Pandu dalam webinar yang turut dihadiri oleh ekonom yang juga Mantan Menteri Keuangan Indonesia Chatib Basri, serta Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi.

Hal ini diamini ekonom Chatib Basri, yang juga sempat menjabat sebagai Komisaris Utama KPEI menambahkan bahwa kabar mengenai vaksin yang akan segera tersedia akan segera membuat pasar modal bergairah, meskipun belum ada kepastian kapan vaksin tersebut akan didistribusikan. 

Stock market itu biasanya bekerja enam bulan lebih cepat dibandingkan dengan realisasi. Jadi beritanya saja, begitu itu (vaksinnya) available, itu (optimisme) sudah akan terjadi. Dia sudah price-in itu 6 bulan sebelumnya walaupun vaksinnya belum bisa didistribusikan,” tutur Chatib pada keterangan pers, Kamis (8/10).

Pandu juga menyampaikan bahwa ke depan, sektor renewable energy akan sangat menarik, selain perusahaan teknologi yang terus dilakukan pendekatan untuk segera melantai di pasar modal Indonesia, dan sudah ada keinginan yang kuat ke arah sana. 

“Masa depan dari renewable energy ini sangat jelas. Satu yang kita punya adalah nikel. Menurut saya our own destiny itu bisa kita tulis sendiri. Di mana ketika kita bicara mengenai mobil listrik, bagaimanapun juga itu membutuhkan nikel,” ujarnya.

Menurut Pandu, yang dilakukan pemerintah selama empat tahun terakhir ini bisa membawa Indonesia menjadi pemain electric vehicle terbesar di Asia Tenggara.

 “Jangan lupa negara kita juga merupakan pemain nikel yang sangat besar, salah satu processing terbesar di dunia sekarang juga ada di Indonesia, dan itu akan menjadi benefit besar bagi kita. Dan Insyaallah, pemain-pemain itu juga akan masuk sebagai pemain di bursa juga, tentunya,” pungkas Pandu.

 Rudy Utomo selaku Direktur Aldiracita mengatakan bahwa pandemi covid-19 menjadi peluang yang baik untuk berinvestasi dengan memperhatikan tiga hal, yaitu sektor yang tidak terkena dampak covid-19 atau setidaknya memilik risiko yang kecil. Aldira melihat sejumlah sektor saham masih menjanjikan untuk menjadi lahan investasi pada 2020.
 
“Aldira merekomendasikan saham-saham di sektor farmasi akan meningkat seiring dengan pandemi covid-19 yang masih berkepanjangan akan meningkatkan permintaan produk farmasi. Masyarakat kini sadar akan pentingnya kesehatan dan vaksin Covid-19 akan memasuki tahap pendistribusian. Tak ketinggalan, saham sektor teknologi dan e-commerce diprediksi akan terus mengalami pertumbuhan seiring disrupsi dan perubahan gaya hidup baru sejak pandemi dan di tahun mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama STAR AM, Reita Farianti mengatakan bahwa pergerakan pasar dengan tingkat volatilitas tinggi perlu diimbangi dengan pemahaman profil risiko agar investor bisa menentukan kelas asset mana yang sesuai dengan instrument investasi yang ingin dimilikinya. Salah satu instrumen investasi yang tepat di masa pandemi ini adalah Reksa Dana, karena memiliki keragaman tingkat risiko sehingga dapat disesuaikan dengan profil serta kebutuhan setiap investor.

“Untuk mencapai tingkat pengembalian yang optimal, pengelolaan dana sebaiknya diserahkan kepada manajer investasi yang memiliki kemampuan untuk menyesuaikan profil masing-masing investor. Salah satu produk unggulan yang menjadi tren saat ini adalah Reksa Dana Indeks, karena dinilai lebih aman namun mampu memberikan imbal hasil yang baik. Salah satu produk STAR AM, Reksa Dana indeks SRI-KEHATI direkomendasikan untuk investor yang ingin memberikan dampak positif bagi aspek sosial dan lingkungan di tengah pandemi.” (RO/OL-09)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Jokowi Ajak Pemuda Tekuni Pertanian, Mentan Dorong Modernisasi

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 09:13 WIB
Indonesia bisa terbebas dari bayang-bayang impor jika semua anak muda memiliki pola pikir yang maju, khususnya dalam pembangunan pertanian...
DOK KEMENTAN

Stok Beras Melimpah, Mentan Berterimakasih atas Kerja Keras Petani

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 09:09 WIB
Hingga akhir tahun mendatang Indonesia memiliki stok akhir kurang lebih sebanyak 7 juta...
DOK KEMENTAN

Sumpah Pemuda dan Sektor Pertanian

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 09:03 WIB
Regenerasi petani untuk menghadirkan petani baru yang berusia muda penting dilakukan sebagai bentuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya