Kamis 08 Oktober 2020, 15:50 WIB

Usai Jaga Demo, Polisi Disemprot Disinfektan

Palce Amalo | Nusantara
Usai Jaga Demo, Polisi Disemprot Disinfektan

MI/Andri Widiyanto
.

 

RATUSAN polisi diterjunkan untuk mengamankan unjuk rasa mahasiswa di Kantor DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (8/10). Mahasiswa yang tergabung dalam Forum untuk HAM dan Demokrasi menggelar unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja yang disahkan DPR sejak Senin (12/10).

Mereka membawa berbagai spanduk yang antara lain memuat tulisan yang meminta DPR mencabut UU Cipta Karya dan mengatasi penyebaran covid-19. Mahasiswa juga meminta DPRD menghentikan pemutusan hubungan kerja (PHK) di masa pandemi dan menuntaskan serta mengadili para pelanggar hak asasi manusia (HAM).

Unjuk rasa berlangsung sekitar tiga jam, hanya berlangsung di luar gerbang DPRD. Mereka berorasi secara bergantian yang kemudian diakhiri dengan pembacaan pernyataan sikap, sebelum bubar dengan tertib.

Dalam orasinya, koordinator lapangan aksi, Marselinus sempat melontarkan kata-kata makian kepada anggota dewan. Setelah mahasiswa bubar, tiap polisi yang bertugas mengamankan aksi tersebut disemprot disinfektan untuk mencegah penyebaran virus korona.

Penyemprotan disinfektan dilakukan petugas dari Rumah Sakit Bhayangkara Kupang. "Semua personel disemprot cairan disinfektan," kata Kapolres Kupang Ajun Komisaris Besar Satria Binti Perdana kepada wartawan. Petugas yang menyemprotkan disinfektan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. (OL-14)

Baca Juga

MI/M Taufan SP Bustan

Maulid Nabi Momen Ciptakan Generasi Muda Berakhlak

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 12:28 WIB
Perjuangan Rasulullah  telah menciptakan generasi muda berkarakter dan mimiliki akhlak mulia. Nabi pernah merasakan masa muda...
MI/Rendy Ferdiansyah

Cegah Konflik, Gajah di Riau Diberi GPS Collar

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 11:42 WIB
Mencegah konflik manusia dengan satwa liar, BKSDA Riau, Rimba Satwa Foundation, Perkumpulan Gajah Indonesia , dan penggiat satwa...
MI/Bagus Suryo

Buruh Minta UMP Naik 5%, Sulsel Tetap Ikut Aturan Menaker

👤Lina Herlina 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 11:33 WIB
Pemprov Sulawesi Selatan tetap berpegang pada surat edara Menaker untuk tidak menaikkan upah minimum provinsi 2021 meski buruh minta...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya