Kamis 08 Oktober 2020, 14:45 WIB

Masyarakat Sipil Kembali Jadi Korban Konflik di Papua

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Nusantara
Masyarakat Sipil Kembali Jadi Korban Konflik di Papua

Antara
Ilustrasi - Penembakan

 

MASYARAKAT sipil kembali menjadi korban dalam penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pasca penyerangan pos TNI Satgas Penyangga Yonif PR 330/TD Pasar Baru Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua. Korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa pada Rabu (7/10) dini hari.

"Bahwa korban yang sebelumnya dievakuasi ke Timika telah meninggal dunia," ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal melalui keterangan resmi, Kamis (8/10).

Baca juga96 Remaja Diamankan Polisi saat Menuju ke Jakarta

Kini, jenazah korban berada di RS Caritas Timika dan tengah menunggu kedatangan pihak keluarga. Rencananya, korban akan diterbangkan ke kampung halaman di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Sebelumnya, insiden penembakan yang terjadi dilakukan oleh KKB Pimpinan Egianus Kogoya, pada Selasa (6/10) silam.

Polisi mengklaim bahwa korban yang merupakan karyawan PT Dolarosa sedang dalam perjalanan dari Kamp perusahaannya menuju lokasi pembangunan jalan.

Namun, di tengah perjalanan, terdengar suara rentetan penembakan yang membuat dirinya kembali ke kamp. "Sialnya, di perjalanan korban terkena tembak dan terjatuh dari sepeda motor yang dikendarai.

Para karyawan PT Dolarosa melakukan pencarian dan menemukan korban sudah tergeletak di dalam parit. "Rekanan dari Yulius menemukan motornya yang sudah dipenuhi darah," terangnya. (OL-6)

Baca Juga

MI/Ignas Kunda

PUPR Siapkan Rp17 Miliar Untuk Pembangunan Irigasi Mbay Kiri

👤Ignas Kunda 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 09:07 WIB
Potensi persawahan di Kabupaten Nagekeo, NTT direspons oleh Kementerian PUPR dengan membangun saluran irigasi primer dan...
MI/Dwi Apriani

Kasus Positif Turun Drastis, Muba Masuk Zona Oranye

👤Dwi Apriani 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 09:01 WIB
Kini Kabupaten Musi Banyuasin masuk zona oranye mulai 18 Oktober 2020. Hal ini didasari dengan makin turun kasus covid-19  dan...
MI/Lilik Darmawan

Nelayan Lakukan Efisiensi dengan Konversi di Masa Pandemi

👤Lilik Darmawan 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 08:37 WIB
"Jika dengan premium dibutuhkan 7-10 liter setiap harinya, dengan elpiji 3 kilogram, paling hanya 1-2...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya