Kamis 08 Oktober 2020, 13:01 WIB

Koperasi Harus Terapkan Digitalisasi untuk Lebih Berkembang

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Koperasi Harus Terapkan Digitalisasi untuk Lebih Berkembang

Antara
Seorang warga mengisi data pribadi untuk menjadi anggota koperasi secara daring di Jakarta, Senin (13/7/2020).

 

SEKRETARIS Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan menegaskan bahwa koperasi sampai detik ini mampu bertahan diakibatkan oleh kemampuan dalam beradaptasi dengan perubahan-perubahan lingkungan strategis.

Namun, dalam kondisi saat ini, selain perkembangan teknologi yang sangat cepat, koperasi juga didesak oleh pandemi covid-19 yang menyebabkan koperasi memang harus mampu mengoptimalkan digitalisasi.

"Digitalisasi bukan sekedar menghindari kontak fisik, tapi juga menciptakan tingkat efisiensi dan skala ekonomi yang baik bagi para anggota koperasi maupun koperasi sendiri. Jadi digitalisasi ini sangat penting bagi perkembangan koperasi ke depan," ungkapnya dalam konferensi pers secara daring, Kamis (8/10).

Rully meyakini bahwa digitalisasi merupakan sebuah keniscayaan dalam persaingan usaha dan bisnis koperasi. Selain itu, digitalisasi juga dikatakan akan menciptakan nilai tambah bagi bisnis anggota koperasi sendiri.

"Jadi dengan jaringan yang demikian masif, diharapkan anggota (koperasi) bisa terinspirasi untuk kembangkan usahanya. Dengan demikian, anggota koperasi sebagai bagian penting dalam tata kelola koperasi mampu ikut berkembang sebagaimana cita-cita awal pendirian koperasi," kata Rully.

Perlu diketahui, lanjut Rully, perkembangan digitalisasi koperasi dikatakan memiliki tingkatan yang berbeda. Dalam konteks penerapan teknologi informasi, beberapa koperasi dikatakan sudah masuk pada tingkatan advance.

Selain itu, ada beberapa koperasi yang masih sangat sederhana. Bahkan mungkin menghadapi teknologi ini, banyak juga koperasi yang masih apriori.

"Bagi mereka teknologi ini masih menjadi beban, bukan hanya beban secara ekonomi tapi juga intelektual. Jujur saja generasi yang berusia menjelang 60 tahun itu, kadang kala jangankan menggunakan aplikasi yang macam-macam, ganti handphone saja pusingnya sampai dua bulan. Jadi memang adaptasi yang saat ini dibutuhkan," pungkasnya. (E-3)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Di Hadapan Presiden, Mentan SYL Jelaskan Food Estate Humbahas

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 17:11 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan bahwa total luas areal yang dipersiapkan kurang lebih mencapai 1.000...
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Konstruksi Jadi Penyumbang Terbesar PMDN di Kuartal III 2020

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 17:05 WIB
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi di Indonesia mengalami kenaikan pada periode Juli – September...
MI/Fransisco Carolio

Upah Minimum 2021 tidak Naik, Ekonom: Daya Beli Semakin Lemah

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 16:42 WIB
Dengan tidak adanya kenaikan upah minimum pada tahun depan, daya beli masyarakat kelas menengah bawah akan sulit kembali pulih dalam waktu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya