Kamis 08 Oktober 2020, 12:34 WIB

Polri Selidiki Aksi Peretasan Situs DPR

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Polri Selidiki Aksi Peretasan Situs DPR

Ist
Ilustrasi - Gedung MPR/DPR

 

BARESKRIM Polri akan memburu pelaku di balik peretasan situs pemerintah dan lembaga negara, seperti Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) hingga pemerintah daerah.

Peretasan dilakukan oknum dengan mengganti mengganti halaman utama situs resmi DPR/MPR www.dpr.go.id  dari tulisan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menjadi Dewan Penghianat Rakyat (DPR).

Baca juga: Hari Ini, Kejagung Periksa Menantu Eks Dirut BTN

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, mengatakan telah mendapatkan informasi terkait peretasan dan akan menyelidiki lebih lanjut. "Akan kami selidiki," tegas Argo, Kamis (8/10).

Argo mengaku belum bisa berspekulasi lebih lanjut terkait aksi peretasan berkaitan dengan aksi penolakan omnibus law UU Cipta Kerja.

Pasalnya, aksi unjuk rasa serentak menolak Omnibus Law tengah berlangsung di seluruh Indonesia, Kamis (8/10).

"Nanti setelah ada hasil lidik," paparnya.

Sebelumnya, beredar sebuah video di media sosial TikTok melalui akun @donie.chandra yang menayangkan tampilan muka web dpr.go.id mengubah tulisan Dewan Perwakilan Rakyat menjadi Dewan Penghianat Rakyat Republik Indonesia.

Namun, kini situs web dpr.go.id telah bisa kembali diakses dan kembali seperti tampilan awal sebelum diretas. (OL-6)
 

Baca Juga

Antara

Hadiah Sepeda kepada KSP Dicatat jadi Barang Milik Negara

👤Antara 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 18:54 WIB
Awalnya disebutkan dalam rilis KSP bahwa 15 sepeda itu ditujukan untuk Presiden Joko Widodo, namun KSP kemudian meralat pernyataan...
MI/Susanto

KPK Tangkap Pemberi Suap Nurhadi

👤 Tri Subarkah 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 18:33 WIB
Ali mengatakan bahwa saat ini Hiendra sudah berada di Kantor KPK. Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) itu masih diperiksa oleh...
MI/ADAM DWI

Wapres: Medsos Bikin Masyarakat Sulit Percaya Pemimpin Bangsa

👤Antara 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 17:06 WIB
Di tengah kemajuan teknologi informasi saat ini, masyarakat seolah-olah sulit menaruh kepercayaan kepada pemimpin bangsa, kata...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya