Kamis 08 Oktober 2020, 10:10 WIB

IHSG Masih Bisa Melanjutkan Penguatan

Fetry Wuryasti | Ekonomi
IHSG Masih Bisa Melanjutkan Penguatan

Antara
Petugas membersihkan area ruang utama berlatar layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (25/09).

 

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (8/10) dibuka pada level 5.018,73. Sentimen pasar hadir dari optimisme setelah Presiden AS Donald Trump berkata akan memberikan bantuan stimulus lain meskipun dengan nilai yang lebih rendah.

Hal tersebut meskipun masih belum pasti, telah memberikan investor kepercayaan diri. Namun beberapa investor masih terus memonitor pergerakan kondisi medis, ekonomi dan politik di AS.

Dari dalam negeri masih ada tekanan terkait kondisi politik akibat disahkannya RUU Omnibus Law dan masih tingginya kasus harian covid-19. "IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal indikator mengindikasikan masih ada potensi penguatan," kata Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper, Kamis (8/10).

IHSG diprediksi bergerak menguat pada resistance 5.024-5.045 dan support pada 4.941-4.972.

IHSG perdagangan hari sebelumnya Rabu (7/10) ditutup menguat di level 5.004,32 (+0,1%). Penguatan didorong oleh sektor konsumer (+0,63%) dan manufaktur (+0,48%). IHSG Rabu ditutup menguat meskipun dibayangi banyak sentimen negatif seperti keputusan presiden AS Donald Trump menghentikan negosiasi stimulus serta data cadangan devisa Indonesia yang mencatat penurunan ke level US$135,2 miliar.

Bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup 28.303,46 (+1,91%), NASDAQ ditutup 11.364,6 (+1,88%), S&P 500 ditutup 3.419,45 (+1,74%).

Bursa Asia Kamis (8/10) juga dibuka menguat seiring dengan laporan keuangan kuartal ke III 2020 dirilis.

Sebelumnya pada perdagangan Rabu (7/10) sektor industri konsumsi bergerak positif dan menjadi kontributor terbesar pada kenaikan IHSG. Investor asing membukukan penjualan bersih sebesar Rp2 triliun.

"Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat saat ini IHSG memiliki peluang bergerak menguat dan di-trading-kan pada level 4.962 – 5.073," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Kamis (8/10). (E-3)

Baca Juga

Ist/PUPR

Jembatan Gantung Nawacita Tegaldowo Jadi Destinasi Wisata Baru

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 09:29 WIB
Jembatan tersebut selain meningkatkan konektvitas antardesa juga menjadi salah satu destinasi wisata baru di Bumi...
ANTARA FOTO/Yusran Uccang

Ekonomi Masyarakat Kepulauan Terhambat Aturan

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 05:45 WIB
Kendala dalam pengiriman logistik saat ini ialah pada aturan muatan barang dari Menteri Perdagangan, bukan pada PT Pelayaran Nasional...
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Pemerintah Lirik Sagu untuk Sumber Pangan

👤Ham/E-3 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 05:40 WIB
Selain beras, sagu menjadi salah satu komoditas yang kini dikembangkan untuk menuju ketahanan dan kedaulatan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya