Kamis 08 Oktober 2020, 09:57 WIB

Peneliti Temukan Cara Baru Pengobatan Diabetes

Galih Agus Saputra | Weekend
Peneliti Temukan Cara Baru Pengobatan Diabetes

Joseph Prezioso / AFP
Ilustrasi: Mengambil Sampel

PARA peneliti dari University of Iowa, Amerika Serikat baru-baru ini telah menemukan cara baru bersifat non-invasif untuk mengelola gula darah. Dalam uji cobanya, mereka mengekspos tikus pengidap diabetes dengan kombinasi medan listrik dan magnet statis selama beberapa jam tiap hari.

"Kami membangun remote control untuk mengelola diabetes. Paparan medan elektromagnetik (EMF) untuk waktu yang relatif singkat mengurangi gula darah dan menormalkan respons tubuh terhadap insulin. Efeknya tahan lama dan membuka kemungkinan terapi EMF ini dapat diterapkan untuk mengelola diabetes sepanjang hari," kata salah satu peneliti, Calvin Carter seperti dilansir Sciencedaily, Rabu, (7/10).

Inovasi ini terbit pertama kali di jurnal Cell Metabolism, pada Selasa, 6 Oktober 2020. Menurut para peneliti, terapi EMF dapat mengubah keseimbangan oksidan dan antioksidan dalam hati, sehingga meningkatkan respons tubuh terhadap insulin. Adapun efek paparan EMF sendiri dalam kerjanya dimediasi oleh molekul reaktif kecil yang berfungsi layalnya antena magnet.

Rekan Carter, Sunny Huang menjelaskan inovasi ini pertama kali ditemukan secara tidak sengaja. Mulanya, karena tertarik dengan metabolisme dan diabetes, ia merasa perlu berlatih untuk mengambil darah tikus dan mengukur kadar gula darahnya.  Mengetahui hal itu, Carter lantas meminjamkan beberapa sampel tikus yang genetiknya sudah dimodifikasi agar menderita diabetes, dan sebelumnya digunakan untuk mengetahui efek EMF pada otak dan perilaku hewan.

"Sangat aneh. Biasanya hewan ini memiliki gula darah tinggi dan diabetes tipe 2. Tetapi semua hewan yang terpapar EMF menunjukkan kadar gula darahnya normal. Saya lalu memberi tahu Carter, 'Ada sesuatu yang aneh terjadi di sini," imbuh Huang.

Dalam kerjanya , Carter dan Huang turut menggandeng pakar diabetes, Dale Abel. Ketua Departemen Ilmu Penyakit Dalam, University of Iowa ini lantas menjelaskan aplikasi nirkabel yang ada di EMF bekerja 100 kali lipat dari putaran bumi. Dalam kondisi tidur di masa perawatan, seorang dianggap dapat membalikkan resistensi insulin selama tiga hari.

Carter menambahkan bahwa paparan EMF sebenarnya dapat ditemukan dimana saja. Mulai dari alat telekomunikasi, navigasi, dan perangkat seluler pada umumnya. EMF juga digunakan dalam proses MRI, akan tetapi sangat sedikit yang mengetahui bagaimana pengaruhnya pada aspek biologis.

Untuk mendalami mekanisme yang mendasari adanya efek biologis EMF pada gula darah dan sensitivitas insulin, Carter dan Huang juga merujuk salah satu literatur yang terbit di 1970-an dan membahas migrasi burung. Dalam literatur itu, mereka menemukan informasi yang menjelaskan bahwa hewan rupanya merasakan medan elektromagnetik bumi dan menggunakannya untuk navigasi.

"Literatur iti menunjukkan fenomena biologis kuantum di mana EMF dapat berinteraksi dengan molekul tertentu. Ada molekul di tubuh kita yang bertindak seperti antena magnet kecil, memungkinkan respons biologis terhadap EMF. Beberapa dari molekul ini adalah oksidan, yang dipelajari dalam biologi redoks, atau sebuah area penelitian yang mengamati bagaimana elektron dan molekul reaktif mengatur metabolisme sel," imbuh Carter. (M-4)

Baca Juga

Antara/Adeng Bustomi

Sering Berkelahi Antarsesama, Populasi Kukang Jawa Makin Terancam

👤Putri Rosmalia 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 20:05 WIB
Hewan tersebut ternyata memiliki kebiasaan saling menyakiti satu sama lain meski berada dalam satu...
Luis Acosta/ AFP

Kelak Manusia dapat Berkomunikasi dengan Telepon Seluler di Bulan

👤Putri Rosmalia 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 19:06 WIB
Nantinya, jaringan juga akan ditingkatkan hingga menjadi 5G. Dengan begitu kecepatan jaringan yang ada akan sama seperti di...
Ryan Morrison (Mailonline)/Stacy Liberatore (Dailymail.com)

Hujan Meteor Orionid Segera Hiasi Langit

👤Bagus Pradana 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 17:56 WIB
Puncak hujan meteor diperkirakan terjadi pada Rabu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya