Kamis 08 Oktober 2020, 05:11 WIB

Tersangka Perusak Polsek Ciracas Total 74 Orang

Cah/P-5 | Politik dan Hukum
Tersangka Perusak Polsek Ciracas Total 74 Orang

Antara/Asprilla Dwi Adha
Ilustrasi -- Suasana setelah penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2020.

 

PUSAT Polisi Militer (Puspom) TNI menetapkan delapan tersangka baru terkait dengan perusakan Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Dengan demikian, total tersangka kasus itu mencapai 74 orang, yang terdiri dari 63 anggota TNI- AD, 10 dari TNI-AL, dan 1 TNI-AU.

“TNI-AD tersangka sampai hari ini sebanyak 63 orang, sedangkan dari TNI-AL, tersangka sebanyak 10 orang dari 13 terperiksa dan TNI- AU satu orang tersangka dari 25 terperiksa,” kata Wakil Komandan Puspom TNI Marsma Djoko Tritartono di Markas Puspom TNI-AD Jakarta, kemarin.

Menurut dia, penambahan delapan tersangka itu berdasarkan hasil pengembangan dari pemeriksaan sejumlah saksi sejak 22 September. Pengungkapan kasus itu disokong dari bukti petunjuk berupa foto, video, dan telepon seluler yang digunakan para tersangka.

“Kemudian melakukan pendalaman terhadap peran masing-masing yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan,” jelasnya.

Pada kesempatan sama, Komandan Puspom TNI-AD Letjen Dodik Widjanarko menjelaskan selama proses penyidikan, sebanyak 106 prajurit TNI-AD sudah diperiksa. Hasilnya terdapat 63 prajurit TNI-AD yang sudah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan.

Selain itu, TNI telah membayar ganti rugi akibat kerusakan dan penganiayaan di tengah insiden penyerangan Polsek Ciracas. Total uang yang sudah keluar dari Markas TNI mencapai Rp828.407.000.

“Total keseluruhan ganti rugi dan santunan per Oktober 2020 terhadap 120 orang korban sebesar Rp828.407.000. Terakhir santunan diserahkan kepada korban T dan D itu yang keluar dari perawatan pada 3 Oktober,” kata Panglima Kodam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman saat memberikan keterangan resmi di Markas Puspom TNI-AD, Jakarta, kemarin.

Menurut dia, santunan terhadap korban atas kejadian itu diserahkan langsung Kepala Staf TNI-AD Jenderal Andika Perkasa. Total korban yang mengalami penganiayaan sebanyak 38 orang dan kerusakan materiil sebanyak 109 unit.

Seluruh korban penga- niayaan telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Gatot Subroto (RSGS), Jakarta.

“Selanjutnya proses perawatan akan dilakukan pemeriksaan secara rutin yang langsung dilayani dan difasilitasi RSGS,” pungkasnya. (Cah/P-5)

Baca Juga

MI/ROMMY PUJIANTO

PP Muhammadiyah Terima Naskah UU Ciptaker Lewat WhatsApp

👤Sri Utami 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 12:31 WIB
Naskah tersebut saat ini sedang dipelajari Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah yang kemudian dapat menghasilkan keputusan sebagai sikap...
ANTARA/Galih Pradipta

KPK Periksa 2 Sekretaris Dinas Kabupaten Bogor Terkait Korupsi RY

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 11:59 WIB
Kedua saksi itu yakni Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Bogor Diyanto serta Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika...
ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Rawan Dipolitisasi, KPK Sebut Alokasi JPS tak Diatur

👤Indriyani Astuti 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 11:30 WIB
Ia menjelaskan dalam penanganan pandemi covid-19, pemerintah daerah (pemda) diminta melakukan refocusing alokasi Anggaran Pendapatan dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya