Kamis 08 Oktober 2020, 05:10 WIB

5 Daerah Kejar-kejaran Tingkatkan Kesembuhan

Atalya Puspa | Nusantara
5 Daerah Kejar-kejaran Tingkatkan Kesembuhan

DOK PRIBADI
Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah

 

PERSENTASE kesembuhan kasus covid-19 di 10 provinsi cenderung stabil selama lima pekan terakhir. Lima dari 10 provinsi tersebut bahkan terlihat kejar-kejaran untuk menunjukkan penanganan yang terbaik.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah menyebutkan Kalimantan Selatan menempati persentase paling tinggi kesembuhan, mencapai 85,59%.

Empat provinsi membuntuti dengan ketat, yaitu Jawa Timur dengan kesembuhan 85%, Bali 83%, Sulawesi Selatan 81%, serta DKI Jakarta 81%. "Tren kasus kesembuhan sejak 6 September hingga 4 Oktober 2020 menunjukkan kecenderungan stabil, kecuali Jawa Barat dan Papua," papar Dewi Nur Aisyah dalam talk show Covid-19 dalam Angka: Perkembangan Kasus di 10 Provinsi Prioritas, di Media Center Satgas Covid-19 Graha BNPB Jakarta, kemarin.

Pada kesempatan itu, Dewi juga memaparkan lima provinsi teratas berdasarkan angka kematian. Sumatra Utara yang juga termasuk 10 provinsi prioritas penanganan covid-19 mencatatkan posisi stabil dengan pekan sebelumnya. Hanya 52,48% kumulatif kematian berasal dari Kota Medan.

Angka kematian DKI Jakarta yang sempat naik pada pertengahan dan akhir September kembali menunjukkan tren menurun. Penurunan sebesar 0,8% diduga terjadi setelah pemerintah mengintervensi dengan memperkuat RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta dan penyediaan sejumlah hotel untuk tempat isolasi mandiri.

Dewi juga membeberkan kematian di Provinsi Jawa Tengah mencatatkan tren penurunan. Jika pada tiga pekan lalu naik, pada pekan terakhir turun hingga 57,4%. Sulawesi Selatan juga turun sebesar 46,2%, sedangkan Provinsi Bali turun tipis 2,6%.

Sementara itu, kenaikan kumulatif kematian paling tinggi terjadi di Papua (187,5%), Aceh (85%), Jawa Barat (29%), Kalimantan Selatan (25%), dan Jawa Timur (5,9%).

Dewi mengingatkan kematian di Papua harus diwaspadai dan ditangani lebih serius. "Kenapa kematian di pekan terakhir tinggi sekali? Apakah jumlah yang sakit semakin banyak? Kalau demikian, harus dipastikan tenaga kesehatan siap siaga setiap hari di rumah sakit," tegasnya.

 

Penambahan

Menurut data harian kasus covid-19 dari Kementerian Kesehatan, kemarin, terdapat penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 4.538 sehingga total menjadi 315.714 meliputi 498 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Kasus sembuh bertambah sebanyak 3.854 menjadi 240.291. Selanjutnya, kasus meninggal bertambah 98 sehingga total 11.472 orang. Selain itu, spesimen yang diperiksa bertambah 44.212 menjadi 3.595.719. Suspek yang tengah diawasi berjumlah 142.213.

Secara terpisah, juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta Berty Murtiningsih mengungkapkan kegembiraannya karena kemarin tidak ada kematian. "Total akumulasi pasien positif covid-19 adalah 2.853 orang. Sebanyak 2.183 atau 76,52% dinyatakan sembuh dan 75 (2,63%) meninggal dunia," cetusnya. (AT/Ant/N-1)

Baca Juga

MI/Arnoldus Ndae

JK: Pandemi Covid-19 Beres di Indonesia pada 2022

👤Arnoldus Dhae 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:40 WIB
KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menyatakan butuh waktu sampai tahun 2022 bagi Indonesia untuk benar-benar pulih dari...
dok.mi

Kasus Positif Covid-19 di Bali Trennya Menurun

👤Ruta Suryana/Arnold Dae 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 16:55 WIB
KASUS positif covid-19 di Bali dalam sepekan terakhir cenderung menunjukkan tren...
Istimewa

LSI Prediksi Petahana di Pilkada Sulut Sulit Dikalahkan

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 16:40 WIB
JIKA tidak ada kejadian luar biasa, pasangan petahana Olly – Steven sulit dikalahkan pada Pilkada Sulut pada 9 Desember...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya