Kamis 08 Oktober 2020, 05:40 WIB

PGN Alirkan Gas ke Lima Industri Baja

RO/E-3 | Ekonomi
PGN Alirkan Gas ke Lima Industri Baja

DOK PGN
Petugas berfoto bersama depan pabrik PT Karakatau Wajatama seusai penyaluran gas pertama kali pada lima pelanggan di sektor baja dan logam.

 

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai subholding  gas PT Pertamina (Persero) berkomitmen terus mendorong daya saing industri melalui utilisasi gas bumi yang efisien. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, PGN melaksanakan gas in (penyaluran gas perdana) ke lima pelanggan di sektor baja dan logam, (5/10).

Kelima pelanggan tersebut yakni PT Krakatau Steel, PT Karakatau Wajatama, PT Krakatau Posco, PT Indonesia Pos Chemtech Chosun Ref (IPCR), dan PT Stollberg Samil Indonesia. Penyaluran gas itu seka­ligus menjadi proses akhir PGN dalam menyelesaikan penugasan dalam implementasi Kepmen ESDM 89.K/ 2020.

Direktur Komersial Faris Aziz mengungkapkan dari penambah­an lima pelanggan yang memiliki pangsa pasar nasional dan internasional ini, didapatkan penambahan penyerapan volume gas kurang lebih 7,9-14,6 BBTUD.

Gas bumi yang disalurkan kepa­da industri logam dan baja yang berbasis di Cilegon itu bersumber da­ri Pertamina EP (PEP) Asset II dan ConocoPhilips Grissik Ltd.

“Dengan penyaluran gas ke Krakatau Steel, Krakatau Wajatama, dan Krakatau Posco, pelaksanaan Kepmen 89K/2020 di Jawa Bagian Barat telah mencapai 99%. Kami berharap manfaat dari Kepmen ESDM 89K/2020 dapat menunjang kegiatan bisnis dan meningkatkan daya saing produk PT Krakatau Steel Group,” ungkap Faris.

Lebih lanjut Faris menjelaskan, se­cara total nasional, pelanggan industri tertentu PGN yang telah menerima manfaat Kepmen ESDM 89K/ 2020 sebanyak 185 pelanggan dari daftar 189 industri sesuai penugasan Kepmen ESDM 89.K/2020.

Dia mengatakan masih terdapat 1 pelanggan yang menunggu proses pengalihan sumber pasokan sesuai ketetapan Kepmen ESDM 89/2020. Kemudian, ada tiga pelanggan yang berhenti berlangganan gas PGN.

PGN berharap pelanggan-pelanggan baru di sektor industri baja ini dapat memaksimalkan volume pemakaian gas pada kegiatan bisnisnya sesuai kontrak yang telah disepakati. (RO/E-3)

Baca Juga

Antara

BI : ISEF 2020 Catat Transaksi Sebesar Rp5,03 Triliun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 23:39 WIB
Angka tersebut terdiri dari kesepakatan pembiayaan, komitmen transaksi business to business, transaksi ritel business to consumer, dan...
Antara/Aditya Pradana Putra

Bantu UMKM Bangkit, Kemendikbud Gelar Pasar Budaya Daring

👤SuryaniWandari Putri Pertiwi 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 21:50 WIB
Pasar budaya adalah sebuah marketplace dari Ditjen Kebudayaan Kemendikbud yang bekerja sama dengan perusahaan teknologi Indonesia,...
MI/Ramdani

AP II : Airport 4.0 Menjadi Basis Transformasi Kedepan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 20:31 WIB
“Pada pekan lalu, kami mencanangkan Second Curve Transformation periode 2020 - 2024 untuk memasuki era Airport 4.0," ujar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya