Rabu 07 Oktober 2020, 17:21 WIB

Lagi, Pesisir Selatan, Sumbar Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan

mediaindonesia.com | Nusantara
Lagi, Pesisir Selatan, Sumbar Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan

Ist/Kementan
Alat mesin pertanian (Alsintan) bantuan Kementan dimanfaatkan petani.

 

KABUPATEN Pesisir Selatan, Sumatra Barat, kembali mendapat bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan). Kali ini, bantuan Alsintan disalurkan melalui aspirasiaAnggota Komisi IV DPR RI Hermanto. 

Bantuan alsintan yang diserahkan berupa alat mul crop combine, hand tractor roda dua, hand tractor roda empat, dan corn sheller. Alsintan ini sudah berada di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Pesisir Selatan.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, bantuan tersebut diharapkan mampu membantu seluruh kegiatan pertanian di Pesisir Selatan, mulai dari proses tanam, panen, hingga pengelolaan hasil panen. 

"Kelompok tani Pesisir Selatan diharapkan memanfaatkan secara maksimal seluruh bantuan yang telah diberikan, termasuk bantuan selain alsintan," kata Mentan SYL, Rabu (7/10).

Menurut Mentan SYL, minta bantuan alsintan ini dikelola Brigade Alsintan. Sebab, pengelolaan Alsintan secara perorangan kurang efesien. Diharapkan dapat meningkatkan kegiatan ekonomi petani dengan beragam bentuk pelayanan jasa alsintan dalam usaha tani.

"Selain memberikan pendapatan, alsintan juga lebih terawat dan siapapun bisa menggunakannya," kata Mentan SYL.

Menteri SYL mengatakan, penggunaan teknologi diharapkan mampu meningkatkan produksi padi pada tahun-tahun mendatang.

“Dengan teknologi, saya berharap tidak mendengar adanya penurunan produksi. Gunakanlah alat canggih yang ada supaya kita bisa ekspor. Kita harus serius dalam mengurus pertanian ini,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, mengatakan, selain ke Brigade Alsintan, petani juga bisa melakukan sewa pinjam alsintan yang dikelola Usaha Pengelolaan Jasa Alsintan (UPJA) dan Kelompok Usaha Bersama (KUB) di daerah masing-masing.

“Dengan menggunakan alsintan, petani akan lebih hemat dan lebih cepat dalam proses menanam juga panen,” kata Sarwo Edhy.

Keuntungan lain, penggunaan alsintan dapat mengurangi penyusutan hasil panen (losses) sebesar 10% dan meningkatkan nilai tambah. Bahkan, penanaman padi yang dulunya hanya satu kali setahun, kini bisa tiga kali karena proses pengolahan dan panen yang cepat.

“Produksi yang dicapai petani lebih tinggi, pendapatan petani pun ikut naik,” tambahnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Pesisir Selatan, Nusirwan, mengatakan, pembagian alsintan ini merupakan upaya pemerintah dalam memaksimalkan hasil pertanian yang ada di Pesisir Selatan. Pesisir Selatan merupakan salah satu wilayah lumbung padi yang terbesar di Sumbar.

"Atas nama pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berpesan, agar alat ini supaya digunakan sebaik-baiknya, harus diperhatikan sehingga alat ini termanfaatkan dengan baik. Dan mudah-mudahan bermanfaat untuk mendukung sektor pertanian di Kabupaten Pesisir Selatan," harapnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Istimewa

Ahmad M Ali Donasikan 1.000 Masker untuk Gereja Kristen Sulteng

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 22:10 WIB
ANGGOTA Komisi III DPR RI Fraksi NasDem Ahmad M Ali menyalurkan bantuan seribu masker untuk dibagikan kepada seluruh Jamaat Gereja Kristen...
MI/Gabriel Langga

Menkop Teten Luncurkan Digitalisasi UMKM Kopdit Obor Mas

👤Gabriel Langga 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 21:12 WIB
Teten juga mengakui ada tiga problem dasar yang dialami oleh pelaku UMKM yang ketika memasukan produknya di market...
MI/Widjajadi

Legislator Nasdem Eva Yuliana Pantau Program E-Policing di Solo

👤Widjajadi 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 21:01 WIB
Politisi dari Dapil V Jawa Tengah ini berharap program inovatif telah diterapkan dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya