Rabu 07 Oktober 2020, 12:33 WIB

Lompatan Terakhir Eddie Van Halen

Adiyanto | Weekend
Lompatan Terakhir Eddie Van Halen

Ethan Miller / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)
Eddie Van Halen di Billboard Music Award Mei 2015

SUATU malam di Hollywood Bowl, Los Angeles, Amerika Serikat, Van Halen menggelar konser. Hari itu, 4 Oktober 2015. Sejumlah tembang bertenaga telah mereka mainkan, macam Dance the Night Away dan Panama. Tiba-tiba, di tengah pertunjukan, David Lee Roth, sang vokalis berseloroh. ‘Tahun-tahun terbaikku adalah berada satu panggung bersamamu, homeboy,’’ ujarnya kepada Ediie Van Halen, gitaris di band tersebut.  “Saya akan selalu melindungimu, Eddie,” imbuhnya. Entah apa maksudnya.

Menurut majalah Rolling Stone, itulah pertunjukan terakhir Van Halen di muka publik. Tahun lalu, Eddie berpenampilan plontos dan wajahnya tampak tirus. Entah, apakah itu berhubungan dengan kanker yang dideritanya atau ia memang mau mengubah penampilan. Tapi, yang pasti, penyakit tersebut hari ini (Rabu, 7 Oktober 2020), telah merenggut nyawanya. Kabar duka pun dengan cepat menyeruak melalui media sosial, menyayat hati para penggemarnya.

"Saya tidak percaya saya harus menulis ini, tetapi ayah saya, Edward Lodewijk Van Halen, telah kalah dalam pertempuran panjang dan sulit melawan kanker pagi ini," tulis Wolfgang, putra Eddie di Twitter. "Dia adalah ayah terbaik. Setiap momen yang saya jalani dengannya di dalam dan di luar panggung adalah anugerah. Hati saya hancur dan saya tidak berpikir saya akan sepenuhnya pulih dari kehilangan ini. Saya mencintai mu pap,” ujarnya.

Kepergian Eddie disaksikan mantan istrinya yang juga ibu Wolfgang, Valerie Bertinelli. "Aku sangat berterima kasih kepada Wolfie dan aku bisa memelukmu di saat-saat terakhirmu. Aku akan melihatmu di kehidupan selanjutnya, cintaku," tulis Valerie, model di era 80-an.

David Lee Roth, Michael Anthony, dan Sammy Hagar yang pernah tergabung bersama Van Halen, semuanya memberikan penghormatan kepada mantan rekan band mereka di media sosial. Masing-masing memposting foto diri mereka bersama sang maestro gitar tersebut. Postingan Roth hanya berbunyi "Perjalanan yang sangat panjang,", sementara Hagar dan Anthony menyatakan  tidak bisa berkata-kata dan merasa hancur.

Kesehatan Eddie mulai melorot pada  2000 ketika ia dirawat karena kanker lidah. Awalnya, sang gitaris, yang  tidak pernah membicarakan tentang kesehatannya, hanya mengaku ingin menjalani prosedur rawat jalan untuk mencegah kanker. Dia kemudian mengungkapkan bahwa sepertiga dari lidahnya telah diangkat dalam operasi dan dinyatakan bebas kanker pada 2002.

Namun, pada 2011 kankernya kembali kambuh. Kali ini menyebar ke kerongkongannya. Segera setelah itu, musisi tersebut terpaksa menjalani operasi darurat karena kasus gangguan pencernaan divertikulitis yang parah , meski tidak terkait  dengan kankernya.

"Kanker itu seperti kecoa,"  kelakar Eddie kepada rekannya Howard Stern seperti dikutip Ultimateclassickrock.com.

Meskipun  pernah menjadi perokok berat, Eddie menyalahkan kebiasaannya yang suka menggigit pick gitar. "Saya menggunakan pick dari kuningan dan tembaga  dan selalu saya taruh di mulut saya, tepat di tempat saya terkena kanker lidah, " ujarnya kepada Billboard pada 2015.

"Selain itu, saya pada dasarnya tinggal di studio rekaman yang dipenuhi dengan energi elektromagnetik. Jadi, itu satu teori. Maksud saya, saya merokok dan pernah menggunakan narkoba dan banyak hal lainnya. Tapi di pada saat yang sama, paru-paru saya benar-benar bersih. Ini hanya teori saya sendiri, tetapi para dokter mengatakan itu mungkin, " kata gitaris yang beribu Eugenia van Beers, perempuan asal Rangkasbitung, Banten ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, Eddie menjalani pengobatan pembilasan radioaktif dalam upaya untuk mencegah kankernya. Namun, semua upaya itu sia-sia. Sang gitaris kini tak bisa lagi melompat di atas panggung.

Sejarah perjalanan Van Halen memang tak lepas dari peran Eddie. Band ini dibentuk bersama kakaknya, Alex pada sekitar akhir 70-an. Formasi awal mereka, Eddie (gitar), Alex (drum), Lee Roth (Vokal), serta Anthony (bas). Album pertama mereka  berjudul Van Halen (1978), mampu menggunjang industri musik saat itu. Pada lagu Eruption  yang terdapat di album ini, Eddie menampilkan teknik shreed  dan typing yang cukup mencengangkan kala itu.

Sukses ini diikuti album-album selanjutnya. Era MTV yang popular di dekade 80-an, kian melambungkan nama Van Halen. Terlebih  lagu Jump yang terdapat di album 1984, kerap kali diputar, baik di radio-rado maupun televisi.  Sayang setelah album ini, Roth memilih keluar. Tak jelas kenapa alasannya. Posisinya lantas digantikan Sammy Hagar.

Semula banyak pihak yang meragukan mantan vokalis Justice Brothers ini. Apalagi fans setia Van Halen kadung familiar dengan karakter suara Lee Roth yang agak serak. Namun ternyata  vokal Hagar yang mampu menggapai nada-nada tinggi, malah cocok dengan warna musik Van Halen. Beberapa penggemar mereka bahkan ada yang menilai dia lebih baik dari Roth.

Debut Hagar bersama Van Halen terdapat di album 5150 yang rilis 1986. Perbedaan karakter vokalnya kentara sekali di lagu Why Can’t This be Love serta Dream yang terdapat di album ini. Setelah kurang lebih satu dekade, pada 1996 Hagar akhirnya juga hengkang dari band ini. Tak jelas penyebabnya. Namun perseteruan dengan Eddie diduga sebagai pemicunya.

Dalam buku biografinya, Red: My Uncensored Life in Rock, Hagar menggambarkan Eddie sebagai sosok yang pemarah dan hobi mabuk. Eddie, katanya, hampir sepanjang hari minum dan bakal ngamuk jika ada yang menyembunyikan botol miliknya. Pernah, kata Hagar, suatu kali usai show, dia terjerembab di lantai pesawat dan tak pernah lagi kembali ke kursi penumpang hingga mendarat.

Kini, sepeninggal Eddie, Van Halen menyisakan Roth (yang kembali direkrut sejak 2007), Wolfgang (bas), dan Alex van Halen (drum).  Tahun lalu, Roth menyatakan  dia yakin Van Halen sudah berakhir. "Saya pikir Van Halen selesai dan ini adalah fase berikutnya. Saya telah mewarisi band secara de facto - apa pun artinya. Van Halen tidak akan kembali dengan gaya seperti Anda kenal selama ini. Biarlah Eddie yang mengumumkannya.”  

Hari ini, di Rabu yang kelabu ini, Anda semua mungkin sudah tahu jawabannya. Selamat jalan maestro. (M-4)

Baca Juga

Antara/AGI/Innersloth/Indonesian Digital Report 2020/Tim Riset MI-NRC

Popularitas Gim di Tengah Pandemi

👤Sumber: Antara/AGI/Innersloth/Indonesian Digital Report 2020/Tim Riset MI-NRC 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 05:55 WIB
GIM tampaknya telah menjadi hiburan utama bagi sebagian masyarakat selama pandemi...
Dok.MI/Duta

Sumpah Pemuda di Mata Guru dan Siswa

👤GALIH AGUS SAPUTRA 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 05:40 WIB
SOBAT Medi, sebentar lagi kita akan kembali memperingati salah satu hari bersejarah untuk negara kita...
Dok.Hanbai

Merayakan Kesetaraan Ukuran dalam Fesyen

👤Putri Rosmalia 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 03:55 WIB
MENCARI busana yang sesuai dengan ukuran memang bukan perkara mudah bagi orang dengan tubuh postur tubuh besar  (plus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya