Rabu 07 Oktober 2020, 04:05 WIB

Ketua KPU Karangasem Digoyang Bawaslu

Ruta Suryana | Nusantara
Ketua KPU Karangasem Digoyang Bawaslu

Dok. Pribadi
Ketua Bawaslu Karangasem I Putu Gede Suastrawan

 

PELANGGARAN mewarnai gelaran pilkada tahun ini. Tidak hanya pasangan calon dan pendukungnya yang jadi pelaku, penyelenggara pun ikut melanggar.

Salah satunya, I Gede Krisna Adi Widana. Ketua Komisi Pemilihan Umum Karangasem, Bali, itu diadukan oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu setempat, Putu Suastrawan, ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu.

Tuduhannya, Krisna diduga memegang jabatan rangkap. Selain di KPU, ia juga masih menjabat Sekretaris Majelis Desa Adat Kabupaten Karangasem.

Kemarin, DKPP mengelar sidang di Kantor Bawaslu Bali. Didik Supriyanto, anggota DKPP, memimpin sidang.

Krisna menampik memegang dua jabatan dalam waktu bersamaan. “Saya sudah mundur dari kepengurusan majelis adat sejak Agustus 2017, setahun sebelum dilantik jadi Ketua KPU Karangasem.”

Soal namanya tercantum dalam kepengurusan lagi, dia mengaku tidak tahu sama sekali. “Saya kan su dah dua periode jadi komisioner KPU.”

Di Riau, Bawaslu harus bekerja keras menertibkan alat peraga kam panye karena imbauan kepada pasangan calon atau pendukungnya untuk menurunkan APK tidak digubris. “Kami menurunkan 11.890 APK, berupa spanduk dan baliho dari 9 daerah. Sempat ada pro tes dan adu argumen dari pen dukung pasangan calon, tapi ka mi tetap bertindak,” kata Ketua Bawaslu Rusidi Rusdan.

Pelanggaran terbanyak ditemukan di Pelalawan dan Rokan Hilir. Sebaliknya, APK paling sedikit disita dari Kuantan Sengingi dan Bengkalis.

Bersih-bersih di tubuh sendiri dilakukan Bawaslu Cianjur, Jawa Barat. Tiga anggota Panitia Pengawas Kecamatan Sukaluyu dipecat, karena terbukti melanggar kode etik. “Mereka melanggar prinsip mandiri dan prinsip profesiona lis me,” ujar anggota Bawaslu, Tatang Sumarna.

Ketiganya diduga mengintimidasi Camat Sukaluyu dengan tuduhan tidak netral. Mereka pun meminta uang kepada sang camat.

Sementara itu, di Bangka Tengah, Bangka Belitung, Bawaslu menggeber sosialisasi demi mencegah terjadinya pelanggaran pilkada. (RS/RK/BB/BK/RF/N-3)

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Kasus Positif Turun Drastis, Muba Masuk Zona Oranye

👤Dwi Apriani 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 09:01 WIB
Kini Kabupaten Musi Banyuasin masuk zona oranye mulai 18 Oktober 2020. Hal ini didasari dengan makin turun kasus covid-19  dan...
MI/Lilik Darmawan

Nelayan Lakukan Efisiensi dengan Konversi di Masa Pandemi

👤Lilik Darmawan 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 08:37 WIB
"Jika dengan premium dibutuhkan 7-10 liter setiap harinya, dengan elpiji 3 kilogram, paling hanya 1-2...
MI/Amiruddin Abdullah Reubee

Unsyiah Perpanjang Kuliah Daring Sampai Desember

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 08:28 WIB
Masih tingginya kasus covid-19 di Aceh membuat Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh memperpanjang masa kuliah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya